[Kanal Media Unpad] Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjadjaran menggelar Pameran Bulanan Arsip Visual KKP Unpad “Lokakala” yang bertajuk “Angkutan Dalam Kampus Unpad” di Selasar Rektorat Unpad Jatinangor, Senin, 9 Desember 2024. Pameran ini menyajikan perjalanan perkembangan angkutan kampus Unpad yang menjadi pendukung mobilitas warga Unpad di lingkungan kampus.
Koordinator Direktorat Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana Unpad, Dadang Sunardi, mengatakan bahwa perjalanan angkutan kampus Unpad berawal dari angkutan milik masyarakat yang melihat sulitnya mobilitas warga Unpad di kampus sebagai peluang untuk mendapatkan sumber pemasukan.
Perjalanan berlanjut hingga Unpad mendapatkan hibah berupa kendaraan “Bus Kuning” dan sejumlah unit angkutan Mitsubishi L300 berwarna telur asin sebagai angkutan kampus yang tidak dipungut biaya. Namun, seiring berjalannya waktu kendaraan bus kuning tidak lagi digunakan karena kondisi bus yang sudah tua.
“Karena faktor usia dan memang kondisinya sudah tidak layak, bus dihentikan operasinya. Angkutan kampus yang tetap berjalan saat itu yang angkutan kampus L300 yang warna telur asin dan angkutan masyarakat,” ujar Dadang.
Pada akhir tahun 2008, Rektor Unpad ke-10 Prof Ganjar Kurnia mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan seluruh angkutan dalam kampus. Karena kebijakan ini Unpad menyewa kendaraan masyarakat sebagai angkutan kampus yang tidak lagi dipungut biaya hingga tahun 2017.
“Tahun 2017 angkutan masyarakat diberhentikan karena Unpad mendapatkan hibah kendaraan dari donatur yang jumlahnya cukup banyak. Unpad memberi tawaran kepada para supir untuk bekerjasama menjadi tenaga kerja di Unpad sebagai pengendara kendaraan angkutan kampus,” kata Dadang.
Dadang mengatakan bahwa angkutan kampus sebagai salah satu primadona di Unpad kerap mendapatkan komentar positif terkait fasilititas yang dapat digunakan oleh seluruh warga Unpad ini. Melalui pameran ini Dadang berharap Unpad dapat senantiasa mempertahankan serta meningkatkan kualitas layanan kendaraan angkutan kampus agar angkutan kampus Unpad dapat tetap eksis dan memberikan manfaat bagi warga Unpad.
“Harapannya pameran ini bisa terus mencari hal-hal kecil yang mungkin selama ini informasinya jarang diketahui. Mudah-mudahan bisa jadi sumber pengetahuan sejarah di Unpad juga agar semua bisa tahu perkembangannya dari masa ke masa, sehingga bisa sama-sama menjaga dan merawatnya,” jelas Dadang.
Informasi selengkapnya mengenai perjalanan angkutan kampus Unpad dapat dilihat pada Pameran Bulanan Arsip Visual KKP Unpad “Lokakala” yang berlokasi di Selasar Rektorat Unpad Jatinangor (depan ruang Radio Unpad). Usulkan pula apa nama terbaik beserta maknanya untuk angkutan dalam kampus Unpad. Jangan lupa untuk meninggalkan kesan, pesan, serta harapan bagi angkutan kampus Unpad di museum.unpad.ac.id untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik.*
Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala / KKP Unpad




