[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Program Studi Perikanan Laut Tropis Kampus Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Pangandaran menerima hibah satu unit underwater remotely operated vehicle (ROV) CHASING M2 Pro ROV Industrial Scale. Hibah ini diberikan oleh tim peneliti program sehaT Untuk Nelayan IndonesiA (TUNA) Unpad yang dipimpin oleh Alexander Khan, S.Pi., M.Si., Ph.D, pada Senin, 14 Januari 2025 di Kampus PSDKU Cintaratu, Pangandaran.
Penyerahan alat dilakukan langsung oleh Alexander kepada Ketua Program Studi Perikanan Laut Tropis PSDKU Unpad Pangandaran, Lantun P. Dewanti, M.EP. Hibah ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tii dharma perguruan tinggi di bidang perikanan dan kelautan, khususnya di wilayah Pangandaran.
Drone bawah air ini dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk kemampuan merekam video berkualitas tinggi, memantau ekosistem secara real-time, dan beroperasi hingga kedalaman tertentu. Penggunaannya diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan seperti pemetaan dasar laut, pemantauan terumbu karang, identifikasi spesies ikan, analisis kualitas air, hingga penelitian konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan. Selain itu, alat ini juga dapat membantu nelayan lokal dalam mendeteksi potensi wilayah penangkapan ikan.
Ke depannya, Alexander berharap agar alat ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penelitian dan pembelajaran di Program Studi Perikanan Laut Tropis. “Semoga alat ini menghasilkan data penelitian dan hasil pembelajaran berkualitas yang relevan dan diharapkan lebih lanjut untuk memberikan jalan keluar dari permasalahan yang timbul dari masyarakat pesisir berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan menggunakan alat ROV,” ujar Alexander.
Sementara itu, Lantun menyampaikan rasa terima kasih atas hibah tersebut. “Underwater Drone ini menjadi aset berharga bagi kegiatan riset oleh dosen dan juga praktikum mahasiswa serta kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi terkait. Kami berkomitmen memaksimalkan penggunaannya demi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengelolaan sumber daya laut di Kabupaten Pangandaran secara berkelanjutan,” kata Lantun
Keberadaan drone bawah air ini diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, peneliti, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dalam menjaga ekosistem laut tropis di Indonesia. Langkah ini menjadi bukti komitmen Unpad dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.* (Rilis Unpad PSDKU Pangandaran)

