[Kanal Media Unpad] Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menerima visitasi asesor dari organisasi ASIIN sebagai bagian dari proses akreditasi enam program studi di Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad. Visitasi yang dilaksanakan dua hari pada 30-31 Januari 2025 ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan standar pendidikan dan mutu akademik di lingkungan Unpad.
“Dalam penilaian ini, saya mengumpulkan tim, mencari kriteria, dan sebagian besar selama dua hari ke depan, saya akan menulis notulen dan laporan. Terima kasih kepada semua yang telah hadir di sini hari ini,” ujar salah satu manajer ASIIN, Sascha Warnke, M.A., saat diterima pimpinan Unpad di Ruang Livin’ Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis 30 Januari 2025.
Faperta Unpad mengajukan akreditasi internasional dari ASIIN untuk enam program studi, yaitu S-1 Agribisnis, S-1 Agroteknologi, S-2 Agronomi, S-2 Ilmu Ekonomi Pertanian, S-2 Ilmu Tanah, dan S-3 Ilmu Pertanian. Pengajuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta pengakuan internasional terhadap program studi di Faperta Unpad.
“Laporan penilaian diri Faperta Unpad adalah pencapaian yang luar biasa. Sekarang, kita harus bekerja sama untuk meraih hasil terbaik, kita harus mencapai tujuan. Saya yakin kita akan menjalani audit ini dengan sukses,” ujar Prof. Dr. Alexander Stoy, salah satu asesor ASIIN dari Kiel University of Applied Sciences Jerman.
Sementara itu, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa proses akreditasi ini merupakan bagian dari misi Unpad untuk semakin mendunia, sejalan dengan visi yang diusung. Pencapaian ini tidak hanya meningkatkan pengakuan Unpad di komunitas internasional, tetapi juga berkontribusi secara signifikan bagi masyarakat di Indonesia.
“Inisiatif dan kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan masa depan kami, tetapi juga bagaimana kami dapat memberikan hal-hal baik bagi masyarakat, terutama di Asia. Saya berharap ini tidak akan menjadi tantangan sulit bagi kami untuk mencapai tujuan yang diperlukan dalam melakukan adaptasi bagi universitas kami,” ujar Rektor.
Pada kesempatan ini, turut hadir tiga asesor ASIIN lainnya yaitu Dr. Markus Dotterweich dari UDATA GmbH, Prof. Dr. Ir. Rusnadi Padjung, M.Sc. dari Universitas Hasanuddin, dan Prof. Rondhi, S.P., M.P., Ph.D. dari Universitas Jember. Sementara dari Unpad, selain Rektor antara lain hadir sejumlah Wakil Rektor dan pimpinan Fakultas Pertanian Unpad.
Tampak hadir antara lain Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Prof. Dr. Maman Setiawan, SE., MT., Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.Si., S.IP., MT., M.Han., Direktur Akademik Prof. Dr. Aliya Nur Hasanah, S.Si., Apt., M.Si., Direktur Riset, Hilirisasi dan PKM Prof. dr. Nur Atik, M.Kes., Ph.D., Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni Prof. Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M., serta Direktur Perencanaan, Sistem Informasi dan Transformasi Digital Yudhie Andriyana, M.Sc., Ph.D., Wakil Kepala SPM Prof. Ir. Euis Tintin Yuningsih, S.T., M.T., PhD., IPU., Dekan Faperta Dr. Ir. Meddy Rachmadi, MP., Wakil Dekan I Faperta Unpad Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, Sp., MP., Wakil Dekan II Faperta Dr. Rija Sudirja, SP., MT.
Proses akreditasi internasional ini diharapkan dapat membawa Fakultas Pertanian Unpad menuju standar pendidikan yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan reputasi dan pengakuan global bagi Unpad. Dengan dukungan penuh dari pihak akademik, asesor ASIIN, dan seluruh civitas akademika, langkah ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Unpad menuju universitas yang lebih unggul dan berdampak luas, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.*








