Magister Bioteknologi

Gelar Lulusan
Magister Bioteknologi (M.Biotek.)
Akreditasi
Unggul (LAMSAMA)
Durasi Studi
2 tahun
Lokasi Kampus
Bandung

Program Studi Magister Bioteknologi Unpad menawarkan pendidikan selama dua tahun yang berfokus pada pengembangan kemampuan mahasiswa dalam memecahkan masalah serta merancang dan melaksanakan penelitian di bidang bioteknologi sesuai dengan minat dan permasalahan yang ada. Mahasiswa akan diberikan pengetahuan mendalam mengenai prinsip-prinsip bioteknologi dan metodologi ilmiah untuk menganalisis sistem biologi secara komprehensif, dengan aplikasi mendalam dalam bidang kesehatan, agro-bioteknologi, industri, dan lingkungan.

Kurikulum program ini memberikan pendekatan lintas platform yang memungkinkan mahasiswa memperoleh keahlian unik yang menarik bagi berbagai perusahaan. Mahasiswa juga akan dilatih dalam keterampilan pemecahan masalah, manajemen proyek, serta komunikasi profesional. Pada semester akhir, mahasiswa akan mengerjakan tugas akhir berupa proyek penelitian dengan topik yang relevan di Unpad, industri, atau di universitas/lembaga penelitian lain di seluruh dunia yang merupakan mitra kerja sama Program Studi Bioteknologi Unpad.

Keunggulan Prodi

Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penelitian dan pengembangan bioteknologi yang handal dan berorientasi pada industri. Program juga mendorong kerja sama multidisipliner antara akademisi dan praktisi dalam bidang bioteknologi, memperluas wawasan dan jaringan profesional mahasiswa. Mahasiswa dapat menyesuaikan pendidikan mereka dengan menggabungkan mata kuliah dari berbagai minat sesuai dengan topik penelitian yang diminati, memungkinkan penyesuaian dengan minat dan tujuan karier masing-masing. Program Studi Bioteknologi pada Program Magister Sekolah Pascasarjana Unpad telah meraih akreditasi “Unggul” dari LAMSAMA, menunjukkan kualitas pendidikan yang tinggi.

Kompetensi

Program Studi Magister Bioteknologi di Universitas Padjadjaran (Unpad) dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi dalam bidang bioteknologi seperti merancang, mendesain, dan melaksanakan penelitian bioteknologi guna meningkatkan produksi dan kualitas produk hayati (tanaman, ternak, dan ikan) yang ramah lingkungan, mengembangkan rancangan obat dan metode deteksi cepat penyakit dengan memanfaatkan sumber daya lokal serta berpartisipasi dalam pengembangan ilmu bioteknologi melalui kolaborasi multidisipliner antara akademisi dan praktisi.

Share this: