Deskripsi
Program Studi Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial (S2) FISIP Universitas Padjadjaran berdiri sejak tahun 2011 dan telah memperoleh akreditasi Unggul. Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional tingkat lanjut sesuai KKNI Level 8.
Lulusan dipersiapkan untuk berperan sebagai:
- Manajer Intervensi/Perubahan Sosial, yang mampu merancang dan mengelola program intervensi di berbagai level masyarakat.
- Analis Kebijakan Kesejahteraan Sosial, yang mampu mengkaji, merumuskan, dan mengevaluasi kebijakan serta program sosial.
- Peneliti Kesejahteraan Sosial Tingkat Madya, yang mampu menghasilkan penelitian akademik maupun terapan untuk pengembangan ilmu dan praktik kesejahteraan sosial.
Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), dengan pendekatan interdisipliner, integrasi riset dan praktik, serta penekanan pada indigenisasi teori agar relevan dengan konteks Indonesia. Program ini juga memperkuat kemampuan metodologis mahasiswa melalui penguasaan riset kualitatif, kuantitatif, dan mixed methods.
Didukung oleh 17 dosen tetap berkualifikasi Doktor, termasuk dua Guru Besar, program ini berkomitmen melahirkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing global dalam merespon berbagai tantangan sosial dan pembangunan kesejahteraan sosial.
Kurikulum dan Mata Kuliah
Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), dengan pendekatan interdisipliner, integrasi riset dan praktik, serta penekanan pada indigenisasi teori agar relevan dengan konteks Indonesia. Susunan mata kuliah yaitu sebagai berikut
Semester 1
Teori Intervensi Pekerjaan Sosial dengan Individu dan Keluarga
Teori Intervensi Organisasi Layanan Manusia
Teori Intervensi Pekerjaan Sosial dengan Komunitas
Metode Penelitian Sosial
Tingkah Laku Manusia dalam Lingkungan Sosial
Social Protection*
Sistem Layanan Kesejahteraan Lansia*
Masalah Sosial Kontemporer*
Semester 2
Penulisan Karya Ilmiah
Analisis Kebijakan Sosial
Evaluasi Kebijakan Kesejahteraan Sosial
Evaluasi Program Layanan Kesejahteraan Sosial*
Kemiskinan dan Perubahan Sosial*
Pekerjaan Sosial dan Kebencanaan*
Corporate Social Responsibility dan Pembangunan Berkelanjutan*
Semester 3
Human Diversity*
Seminar Usulan Riset
Tesis
Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran di Program Studi Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad bersifat student-centered learning dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Beberapa metode yang digunakan antara lain:
- Perkuliahan tatap muka & diskusi kelas. Menekankan pada dialog kritis, studi kasus, dan refleksi teori dengan praktik.
- Seminar & lokakarya. Mahasiswa mempresentasikan hasil kajian, proposal riset, atau evaluasi kebijakan, kemudian mendapat masukan dari dosen dan rekan sejawat.
- Problem-based learning & project-based learning. Mahasiswa mengerjakan studi kasus nyata atau proyek lapangan yang relevan dengan isu kesejahteraan sosial.
- Praktikum & simulasi intervensi sosial. Untuk mengasah keterampilan intervensi di level individu, keluarga, kelompok, komunitas, maupun organisasi layanan sosial.
- Penelitian terapan & tesis. Mahasiswa dilatih melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif, kuantitatif, maupun mixed methods untuk menghasilkan karya ilmiah berbasis evidence.
- Blended learning. Menggabungkan pertemuan tatap muka dengan e-learning, termasuk penggunaan platform digital untuk bahan ajar, diskusi, dan evaluasi.
- Benchmarking & perspektif global. Kurikulum diperkaya melalui kolaborasi dengan universitas internasional (misalnya Flinders University, State University of New York, Japan College of Social Work), agar mahasiswa memahami perkembangan terbaru dalam keilmuan dan praktik kesejahteraan sosial.
Kompetensi Lulusan
Lulusan Program Studi Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Unpad memiliki kompetensi tingkat lanjut dalam teori dan praktik pekerjaan sosial, analisis kebijakan, serta riset terapan. Mereka dibekali kemampuan untuk merancang dan mengelola intervensi sosial pada berbagai level, menganalisis dan mengevaluasi kebijakan serta program kesejahteraan sosial berbasis evidence, serta menghasilkan publikasi ilmiah. Dengan landasan nilai keadilan sosial, hak asasi manusia, dan etika profesi, lulusan juga memiliki keterampilan kepemimpinan, berpikir kritis, kolaborasi profesional, serta sensitivitas sosial dan budaya, sehingga siap berperan sebagai manajer perubahan sosial, analis kebijakan, maupun peneliti yang berdaya saing global.
