Paguyuban KSE Baraya Gelar Seminar Literasi Keuangan dan Sukses Karier

Foto bersama peserta dan pengisi kegiatan seminar “Financial Literacy and Thriving in a Career or Business” yang digelar di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ), Fakultas Ilmu Budaya, Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu, 8 Februari 2025. (Foto Dokumentasi Panitia)*

[Kanal Media Unpad] Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) melalui Paguyuban KSE Unpad bersama PT UBS Sekuritas Indonesia menyelenggarakan acara seminar yang bertajuk “Financial Literacy and Thriving in a Career or Business” yang digelar di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ), Fakultas Ilmu Budaya, Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu, 8 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh 93 beswan dari Unpad, UPI, dan ITB sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq S.S., M.S., Ph.D., menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan seminar yang memberikan wawasan lebih terkait investasi, karir, dan bisnis kepada para mahasiswa. Inu berharap melalui bantuan dari Yayasan KSE dapat mendorong mahasiswa untuk terus meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional hingga memberikan manfaat bagi Indonesia dan dunia.

Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Barat Achmad Dirgantara membawakan materi yang berjudul “Introduction to Capital Market”. Achmad menyampaikan dalam beberapa waktu ke depan nilai mata uang akan semakin mahal dan investasi merupakan solusi dari masalah tersebut. Pasar modal adalah salah satu tempat untuk berinvestasi melalui instrumen finansial, yaitu saham, obligasi, hingga reksa dana. Lebih lanjut, Achmad menjelaskan bahwa BEI menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal yang terbuka untuk masyarakat umum yang ingin belajar mengenai investasi.

Sesi berikutnya Assistant Retail Marketing BNI Sekuritas Zahra Savira menyampaikan materi terkait pengenalan aplikasi investasi, yaitu BIONS yang dapat mempermudah investasi pada instrumen seperti saham, reksa dana, dan obligasi melalui berbagai fitur unggulannya. Peserta juga diajarkan cara transaksi saham bertahap menggunakan indikator dan fitur yang tersedia dan memperkenalkan produk lainnya, seperti SBN dan fixed income sebagai instrumen aman yang didukung pemerintah.

Kegiatan seminar dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Chief Operating Officer UBS Sekuritas Indonesia, Andre Tjahjamulyo, yaitu terkait dengan investasi. Andre memberikan wawasan seputar pentingnya investasi yang didasari dengan kemampuan analisis mumpuni melalui strategi investasi efektif, serta analisis resiko dan peluang investasi. Andre juga mengajak para peserta untuk langsung mempraktikkan teori investasi yang telah disampaikan.

Lebih lanjut, Andre menyampaikan materi terkait peluang karir dengan judul “Career in Capital Market” yang menjelaskan beragam divisi yang ada di UBS Sekuritas Indonesia dan peran-peran krusial yang ditugaskan kepada masing-masing divisi tersebut, serta pengalaman dari setiap sosok yang memiliki andil dalam UBS Sekuritas Indonesia.

Sesi pematerian diakhiri oleh Co-Founder KSE dan para alumni beswan KSE, yaitu Tatan, Mawaddi Lubby, dan Niki Nugraha, mengenai “Komitmen dan Semangat Perjuangan Karir”. Disampaikan bahwa sebagai seorang mahasiswa, komitmen adalah kunci utama dalam mendapatkan karir yang berkelanjutan. Dengan memiliki komitmen, seorang mahasiswa akan menjadi pribadi yang konsisten, tekun, dan siap untuk selalu belajar.

Tidak hanya itu, dijelaskan juga mengenai rintangan-rintangan yang mungkin akan dihadapi sebagai seorang pebisnis baru, kegagalan akan sangat mungkin terjadi. Kunci dari menjadi seorang pebisnis baru adalah selalu belajar dan jangan berputus asa. Mahasiswa juga perlu berkomitmen untuk belajar serta memperhatikan pentingnya jejaring untuk membangun karir yang berkelanjutan di masa depan.

Melalui acara seminar yang diselenggarakan ini, diharapkan dapat semakin merekatkan hubungan antara Yayasan KSE, PT UBS, Beswan KSE, serta pihak kampus untuk dapat selalu harmonis dan berdampak terhadap kemajuan pendidikan.* (Rilis)

Share this: