Rektor Ajak Mahasiswa Baru Pascasarjana Unpad Berkontribusi Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

Rektor Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita (berdiri), saat mengisi kegiatan "Rektor Menyapa Pascasarjana 2025 Universitas Padjadjaran" di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung, Senin 17 Februari 2025. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mendorong Mahasiswa Baru Pascasarjana Unpad untuk menjadi mahasiswa yang unggul, bermanfaat, mendunia, sekaligus inklusif melalui berbagai riset dan penelitian selama menempuh pendidikan. Hal tersebut disampaikan Rektor dalam acara “Rektor Menyapa Pascasarjana 2025” yang diselenggarakan di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Senin, 17 Februari 2025.

Pada penerimaan mahasiswa pascasarjana gelombang ini, Unpad menerima 1.244 mahasiswa, terdiri dari 167 mahasiswa Doktoral (S3), 442 mahasiswa Magister (S2), 352 mahasiswa Profesi, 246 mahasiswa Spesialis, dan 37 mahasiswa Subspesialis.

“Itu merupakan salah satu kunci bagaimana Unpad dapat mempercepat dalam menyebarkan kebermanfaatannya. Jadi mohon bagi mahasiswa Unpad tidak hanya bersinar di lingkungan universitas saja, tetapi mahasiswa Unpad harus unggul, harus berkualitas, harus bermanfaat, mendunia, dan inklusif,” ujar Rektor.

Dalam pemaparannya, Rektor menekankan bahwa mahasiswa Pascasarjana Unpad tidak hanya dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi harus bermanfaat bagi masyarakat luas dengan kontribusi melalui riset dan penelitian yang dikembangkan. Tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat luas, mahasiswa Unpad juga diharapkan dapat bersama-sama ikut serta menjadi solusi bagi berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat.

“Harapannya adalah mahasiswa Pascasarjana dapat bersama-sama dengan Unpad supaya lebih bermanfaat, sehingga nanti ke depannya kalau Unpad maju maka kita maju bersama-sama dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bagaimana pendidikan dapat menjadi penompang utama bagi kehidupan masyarakat,” ungkap Rektor.

Rektor memaparkan bahwa mahasiswa Pascasarjana Unpad diharapkan dapat memberikan solusi bagi berbagai masalah yang sedang terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu, Unpad berkomitmen akan terus meningkatkan berbagai fasilitas di lingkungan kampus yang dapat menunjang proses belajar dan penelitian bagi para mahasiswa.

“Saya harap kalau kita punya 2.000 mahasiswa Pascasarjana, artinya kita punya 2.000 solusi yang dapat kita tawarkan untuk berbagai masalah yang ada di tengah masyarakat. Ini betul-betul yang saya harapkan bagaimana Unpad dapat memberikan solusi karena apa yang kita lakukan semuanya untuk masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan di lingkungan universitas dan fakultas. Sesi diskusi dimoderatori oleh Kepala Kantor Pengelolaan Pendidikan Jarak Jauh Unpad Hana Rizmadewi Agustina, S.Kp., MN., Ph.D., dan turut hadir sebagai narasumber adalah Mahasiswa Fast Track S2-S3 Farmasi Unpad dari Yaman, Mohamed Alfaqeeh, B.Sc.Pharm, M.Clin.Pharm., dan Mahasiswa Baru S3 2025 Ronal Sunandar Surapradja, S.Sos., M.I.Kom.*

Share this: