[Kanal Media Unpad] Kelompok 85 mahasiswa KKN Universitas Padjadjaran sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertajuk “Remineralization Series: Bakti Sosial Departemen Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran” kepada 102 siswa kelas 4 hingga 6 di SDN Cihanjuang 4, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu, 5 Februari 2025. Berkolaborasi dengan dokter residen dan koas Fakultas Kedokteran Gigi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan gigi serta mewujudkan masyarakat Indonesia bebas karies.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya kesehatan gigi serta cara merawat gigi dengan baik kepada para siswa. Selain itu, mereka juga mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar dengan bimbingan tim mahasiswa dan tenaga medis. Para siswa kemudian menjalani pemeriksaan gigi dan diberikan fluoride sebagai upaya remineralisasi guna mencegah kerusakan gigi.
Bakti sosial ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada Februari 2024, sebagai bagian dari evaluasi pemeriksaan gigi sebelumnya. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN Cihanjuang 4 yang diwakili oleh Dariah, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut demi kesehatan gigi para siswa.
Prof. Dr. drg. Irmaleny, Sp.KG., Subsp.KR (K) selaku dosen pembimbing lapangan menjelaskan bahwa kegiatan KKN-PPM ini mengangkat tema stunting, yang memiliki keterkaitan dengan remineralisasi gigi. Remineralisasi merupakan proses pengembalian kalsium dan fosfat yang hilang akibat kondisi asam dalam rongga mulut. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan karies gigi dan berdampak pada penyerapan makanan yang tidak optimal, sehingga berpotensi menurunkan asupan gizi dalam tubuh.
“Harapan kami, melalui bakti sosial ini, kesehatan gigi dan rongga mulut anak-anak dapat meningkat. Dengan aplikasi bahan remineralisasi, kita dapat mencegah karies gigi sejak dini dan pada akhirnya mewujudkan masyarakat Indonesia yang bebas karies,” ujar Prof. Irmaleny.
Ketua Kelompok KKN 85, Muhammad Syatta, turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. “Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi siswa-siswi SDN Cihanjuang 4 serta membantu menurunkan angka karies gigi di masa depan,” ungkap Syatta.
Dengan penyelenggaraan bakti sosial ini yang telah memasuki tahun ketiga, kesadaran anak-anak terhadap kesehatan gigi diharapkan dapat semakin meningkat, sehingga karies dapat dicegah sejak ini. Selain itu, keberlanjutan program di masa mendatang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan gigi anak-anak, sekaligus mendukung upaya menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat.*




