


[Kanal Media Unpad] Keluarga besar Universitas Padjadjaran berduka, salah satu putra terbaiknya Prof. Dr. H. Syarif Suwondo, drg., SKM., meninggal dunia dalam usia 82 tahun pada Minggu 4 Mei 2025 pukul 06.06 WIB. Almarhum adalah Guru Besar Purnabakti di Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran.
Sebelum dimakamkan, Unpad menggelar pelepasan dan penghormatan terakhir dan salat jenazah kepada almarhum di Masjid Al-Jihad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Minggu 4 Mei 2025 2025 siang. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Senat Akademik Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, dan dihadiri sejumlah kerabat dan sivitas akademika Unpad.
Almarhum dikenal memiliki keahlian meliputi epidemiologi kesehatan gigi-mulut dan pencegahan penyakit mulut. Dalam karier akademiknya, Prof. Syarif Suwondo banyak terlibat dalam penelitian kesehatan gigi masyarakat, khususnya pemanfaatan bahan alam tradisional (misalnya sirih, cengkih, gambir) sebagai agen antimikroba karies.
“Kontribusi keilmuan dan pengajaran Prof. Suwondo telah memperkuat program pendidikan dokter gigi di Unpad serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit gigi melalui pendekatan ilmu kesehatan Masyarakat,” ujar Dekan FKG Unpad, Prof. Dudi Aripin.
Lebih lanjut, Prof. Dudi mengatakan, Prof. Suwondo aktif mengembangkan kurikulum pendidikan kesehatan gigi masyarakat di FKG Unpad. Beliau juga berperan dalam membina pengembangan program studi dan penyelenggaraan penelitian dosen dan mahasiswa. Dalam pengabdian masyarakat, beliau memimpin penyuluhan kesehatan gigi berbasis sekolah dan komunitas, memanfaatkan pengetahuannya tentang nutrisi dan tanaman lokal untuk pencegahan penyakit gigi.
Prof. Syarif Suwondo lahir di Bangkalan pada 21 Oktober 1943. Almarhum menikah dengan Rika Triana dan memiliki tiga anak dan 6 cucu. Pendidikan terakhirnya adalah S3 Ilmu Kedokteran Keluarga dari Unpad yang diraih pada tahun 1993. Almarhum memiliki dua gelar sarjana, yaitu Sarjana Kedokteran Gigi dari Unpad yang diraih pada tahun 1973 dan Sarjana Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia yang diraih pada tahun 1981.
Almarhum juga telah puluhan tahun mengajar dan membimbing mahasiswa S1 dan program profesi di FKG Unpad. Materi kuliahnya meliputi survei kesehatan gigi-mulut, surveilans epidemiologi penyakit mulut, biostatistika kesehatan gigi, serta metodologi penelitian kesehatan gigi. Selain itu, almarhum juga sering menjadi narasumber dan pembimbing praktik penelitian epidemiologi di lapangan hingga memasuki masa purnabakti.*


