





[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyepakati kerja sama strategis untuk memperkuat penegakan hukum sekaligus mendorong kontribusi akademik dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Komitmen ini disampaikan dalam audiensi antara Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita dan Kapolda Jabar Irjen. Pol. Rudi Setiawan di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa 27 Mei 2025. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polrestabes, Polresta, dan Polres, memiliki komitmen penuh untuk mendukung Unpad dalam penegakan hukum. “Ini bentuk komitmen kami untuk menunjukkan bahwa Unpad tidak sendiri, kepolisian hadir sebagai mitra strategis dalam menjaga integritas dan kedaulatan institusi akademik,” ujar Kapolda Jabar.
Unpad menyampaikan berbagai inisiatif untuk memperkuat kolaborasi dengan Polda Jabar, termasuk kontribusi akademik melalui riset dan pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan institusi kepolisian. Riset-riset dari berbagai bidang seperti kedokteran, hukum, kecerdasan buatan (AI), hingga studi sosial, ekonomi, politik, dan budaya akan diarahkan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian yang berbasis data dan mengedepankan pendekatan humanis.
“Unpad juga akan meminta pendampingan hukum dari Polda Jabar dalam berbagai aspek kegiatan kampus, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga pencegahan kejahatan luar biasa seperti korupsi, narkoba, terorisme, serta isu-isu kekinian seperti kekerasan seksual,” jelas Prof. Widya.
Sebagai bentuk konkret dari kolaborasi ini, Polda Jabar akan mendorong anggotanya untuk melanjutkan studi di berbagai program studi Unpad. Sebaliknya, mahasiswa dan dosen Unpad juga akan terlibat dalam kegiatan praktik kerja dan riset terapan di lingkungan kepolisian.
“Semoga sinergi ini dapat segera kita wujudkan dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” tutup Kapolda Jabar.*


