





[Kanal Media Unpad] Direktur SDGs Center Universitas Padjadjaran, Prof. Zuzy Anna, menjadi salah satu pembicara dalam forum Silverhorn Base Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Silverhorn Group di Hong Kong, Kamis 22 Mei 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Fostering Sustainable Growth in Emerging Asia” dan mempertemukan pelaku industri, investor, serta akademisi untuk membahas berbagai isu pembangunan di kawasan Asia.
Silverhorn Base Camp merupakan forum diskusi tahunan yang digagas oleh Silverhorn Group, sebuah perusahaan investasi yang berfokus pada pasar negara berkembang. Forum ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan pendekatan yang lebih berkelanjutan terhadap pembangunan sosial dan ekonomi.
Dalam paparannya, Prof. Zuzy menyoroti keterkaitan antara toilet umum, sanitasi, kesehatan, dan pembangunan ekonomi, dengan fokus pada persoalan stunting atau gagal tumbuh pada anak. Ia menyampaikan bahwa sanitasi yang buruk –seperti praktik buang air besar sembarangan– berkontribusi langsung terhadap tingginya angka stunting di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia.
“Sanitasi dan public toilet bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga menyangkut produktivitas dan pembangunan manusia,” ujar Prof. Zuzy. Ia menambahkan bahwa peningkatan akses terhadap toilet umum yang bersih dan aman dapat memberi dampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Peserta forum menyambut baik perspektif yang disampaikan Prof. Zuzy, terutama karena mengangkat isu yang sering dianggap sepele namun berdampak luas. Beberapa peserta menyampaikan bahwa pendekatan ini membuka ruang baru bagi kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam membenahi infrastruktur dasar, termasuk sanitasi.
Partisipasi Prof. Zuzy di Silverhorn Base Camp mencerminkan upaya Universitas Padjadjaran dalam memperkuat kontribusi akademik terhadap isu-isu pembangunan di tingkat global, khususnya melalui pendekatan berbasis data dan kebijakan.*
