





[Kanal Media Unpad] Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menyelenggarakan webinar bertema “Kegawatdaruratan pada Persarafan” sebagai ruang dialog kritis dan edukatif seputar penanganan stroke dan tetanus bagi masyarakat umum yang diselenggarakan secara daring pada Selasa, 10 Juni 2025.
Sebagai agen perubahan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, webinar ini berhasil menarik lebih dari 100 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, tenaga kesehatan, hingga warga dari komunitas lokal. Kegiatan ini menjadi salah satu refleksi nyata dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Di bawah bimbingan langsung dosen-dosen Sub Departemen Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis Fkep Unpad, kegiatan ini menjadi refleksi nyata dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Prof. Yanny Trisyani Wahyuningsih, S.Kp., MN., Ph.D memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif dan turut memberikan sambutan dalam kegiatan webinar ini.
Terdapat dua isu utama yang diangkat dalam kegiatan webinar ini, yaitu materi mengenai golden hour dalam kasus stroke, fase kritis yang menentukan nasib pasien, serta antara pemulihan atau kecacatan yang disampaikan oleh Ns. Kurhayati, S.Kep. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Ns. Nina Maryam, S.Kep., yang mengangkat pentingnya penanganan luka agar tidak berkembang menjadi infeksi tetanus yang mematikan.
Kegiatan webinar ini menjadi menarik karena tidak hanya menyajikan materi yang bersifat teoritis, tetapi juga melibatkan interaksi yang terjadi sebagai cerminan dari kebutuhan nyata masyarakat. Salah satu peserta webinar, Suci Kintani dari Karang Taruna Cikole, Lembang, menyampaikan harapannya agar edukasi seperti ini bisa menjangkau komunitas-komunitas petani di pedesaan, yang rentan terhadap luka infeksi dan masih kurang memahami gejala awal stroke.
Melalui pendekatan komunikasi yang sederhana namun ilmiah, para dosen membangun jembatan antara ilmu pengetahuan keperawatan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Lebih dari itu, webinar ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera dengan mendorong kesadaran masyarakat dalam menghadapi kegawatdaruratan, serta SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui perluasan akses pengetahuan kesehatan,
Dengan semangat keberlanjutan, Fkep Unpad berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin, baik secara daring maupun luring, sehingga jangkauan edukasi dapat meluas hingga ke pelosok wilayah yang membutuhkan.* (Rilis Fkep Unpad)

