Mahasiswa Mancanegara Ikuti Program Bertema “AI for Sustainability” yang Diselenggarakan Sekolah Vokasi Unpad

Para peserta Forum Strategis & Industry Immersion Training Program “Artificial Intelligence for Sustainability” yang diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi Unpad pada 16–27 Juni 2025. (Foto: Dokumentasi Sekolah Vokasi Unpad)*

[Kanal Media Unpad] Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi unggul dan berdaya saing global dengan menyelenggarakan Forum Strategis & Industry Immersion Training ProgramArtificial Intelligence for Sustainability” pada 16–27 Juni 2025 lalu. Program berskala internasional ini menggabungkan rangkaian diskusi panel, kuliah umum, internship, serta program bersertifikasi sebagai upaya mendorong pemanfaatan teknologi AI dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.T., M.Ec.Ec., menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi Unpad dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam rangka mencetak SDM yang adaptif dan inovatif. Tidak hanya kompeten dalam penguasaan teknologi, lulusan Sekolah Vokasi Unpad diharapkan dapat ikut serta mengembangkan inovasi yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen mempersiapkan lulusan yang tak hanya menguasai teknologi mutakhir seperti AI, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan inovasi untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara berbagai perguruan tinggi, yaitu Universitas Padjadjaran, University of Economics Ho Chi Minh City, dan King Mongkut’s University of Technology Thonburi, serta didukung oleh industri seperti Bobobox Indonesia, Chickin, dan Future Ready Academy. Program ini turut melibatkan partisipasi mahasiswa dari berbagai negara, yang menambah nuansa multikultural dan memperluas jejaring global bagi seluruh peserta.

Dalam kegiatan ini para peserta mendapatkan paparan materi yang komprehensif terkait peran strategis AI dalam kehidupan dan industri masa depan. Beberapa isu penting yang dibahas antara lain adalah masa depan AI dan dampaknta terhadap peluang kerja, strategi membangun perusahaan yang berdampak sosial, keseimbangan antara profitabilitas dan keberlanjutan, hingga konsep smart architecture untuk sustainability.

Peserta juga diajak untuk memahami pentingnya pemikiran vokasi dalam membangun ekosistem tenaga kerja masa depan, serta memahami pentingnya inovasi seperti yang dilakukan oleh Chickin dapat memanfaatkan teknologi untuk mendorong keberlanjutan di bidang pangan demi kehidupan yang lebih baik. Para peserta juga dapat mengikuti sesi pengembangan talenta dan kewirausahaan berbasis teknologi, serta peluang mengikuti sertifikasi AI & Robotics yang diakui secara internasional melalui Carnegie Mellon Academy.

Program ini ditutup dengan sesi Industry Immersion Training yang memberikan pengalaman langsung kepada para peserta di industri mitra, serta penilaian oleh jajaran juri profesional. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Unpad kembali menegaskan perannya sebagai kampus inovasi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga penguatan kolaborasi lintas disiplin, pengembangan talenta global, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.* (Rilis Sekolah Vokasi Unpad)

Share this: