Unpad dan Kementerian PKP Sosialisasikan Program Rumah Subsidi Pemerintah

Tangkap layar pemaparan materi dari Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, tentang “Peluang dan Pemanfaatan Rumah Subsidi Pemerintah” di Bale Sawala Unpad Jatinangor, Selasa 15 Juli 2025.*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI menyelenggarakan Sosialisasi Tentang Peluang dan Pemanfaatan Rumah Subsidi Pemerintah yang digelar secara hybrid dari Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh masyarakat umum, serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Unpad.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa program rumah bersubsidi merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki rumah atau memiliki rumah yang tidak layak huni. Tidak hanya itu, melalui pembangunan perumahan juga sekaligus mendorong banyak sektor lainnya untuk turut merasakan manfaat yang cukup besar.

“Saat ini memang saatnya bagi masyarakat untuk memiliki rumah karena melalui perumahan bisa memberikan dampak yang luar biasa. Sekitar 185 sektor bisa ikut merasakan manfaatnya karena dengan mendorong banyak perumahan yang dibangun, sekaligus mendukung peningkatan lapangan kerja,” ujar Sri.

Sri menjelaskan bahwa saat ini terdapat banyak kemudahan yang diberikan kepada masyarakat untuk mendapatkan rumah bersubsidi, antara lain adalah uang muka yang disubsidi, bunga yang sangat rendah, serta kemudahan lainnya terkait dengan perizinan yang lebih cepat dan tidak dipungut biaya. Masyarakat juga bisa mengakses informasi terkait rumah subsidi dengan mudah melalui laman “Sikumbang” dan aplikasi “Sikasep”.

“Melalui aplikasi ini kami mendorong agar semua masyarakat bisa memiliki akses untuk mengetahui rumah subsidi. Hari ini rasanya adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk bisa mendorong agar masyarakat bisa memiliki rumah melalui program-program yang dibuat oleh pemerintah,” kata Sri.

Lebih lanjut, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, juga menyampaikan bahwa program ini sangat relevan bagi permasalahan di tengah masyarakat yang masih kesulitan memiliki rumah, khususnya bagi masyarakat di Jawa Barat. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi peluang mendapatkan informasi untuk mengakses rumah bersubsidi dari pemerintah.

“Mudah-mudahan penjelasan yang hari ini diberikan dapat memenuhi keingintahuan kita dan menjadikan peluang bagi kita yang belum memiliki rumah untuk dapat mengakses rumah bersubsidi dari pemerintah,” kata Prof. Widya.

Pada kesempatan ini, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, memaparkan penjelasan mengenai “Peluang dan Pemanfaatan Rumah Subsidi Pemerintah”. Heru menjelaskan bahwa ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan masyarakat, yaitu WNI, belum memiliki rumah, belum pernah mendapatkan subsidi atau bantuan dari pemerintah terkait sektor perumahan, boleh perseorangan atau sudah menikah, serta berpenghasilan.

Heru juga menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut mengenai rumah subsidi dan cara untuk mendapatkannya dapat diakses secara langsung melalui laman Sikumbang dan aplikasi Sikasep dari BP Tapera. “Katalog rumahnya sudah ada di sana beserta dengan keterangan lengkap mengenai fasilitas dan alamat. Bisa langsung dilihat stok rumah subsidi yang tersedia melalui aplikasi,” jelasnya.

Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) terutama target SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)*

Share this: