Pemkab Sijunjung Sumatera Barat Kunjungi FTG Unpad Bahas Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

Foto bersama Bupati Sijunjung Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir, dan Dekan FTG Unpad, Prof. Mega Fatimah Rosana, beserta para jajarannya di Gedung FTG Unpad Jatinangor, Senin 28 Juli 2025. (Foto oleh: Humas FTG Unpad)*

[Kanal Media Unpad] Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, dalam rangka menjajaki kerja sama pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek. Pertemuan yang berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025, di Kampus FTG Unpad Jatinangor tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara institusi akademik dan pemerintah daerah dalam pelestarian serta pemanfaatan potensi geologi untuk pembangunan berkelanjutan.

Delegasi dari Pemkab Sijunjung dipimpin langsung oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sementara dari pihak FTG Unpad, pertemuan dihadiri oleh Dekan Prof. Mega Fatimah Rosana, Wakil Dekan Bidang Pembelajaran, Riset, dan Kemahasiswaan Dr. Raden Irvan Sophian, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi Dr. Cipta Endyana, serta para Kepala Departemen di lingkungan fakultas.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi, khususnya dalam penguatan aspek keilmuan, konservasi lingkungan, dan pengembangan geowisata berbasis masyarakat di wilayah Geopark Ranah Minang Silokek. Saat ini, Geopark Ranah Minang Silokek tengah diajukan sebagai Aspiring UNESCO Global Geopark 2025, sehingga membutuhkan dukungan akademik dan riset yang kuat untuk memenuhi standar penilaian internasional.

FTG Unpad, sebagai institusi akademik dengan keunggulan di bidang ilmu kebumian, menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam berbagai bentuk kontribusi strategis. Di antaranya melalui kegiatan riset ilmiah, pemetaan dan identifikasi geosite, penyusunan konten edukatif tentang geologi kawasan, serta pelatihan sumber daya manusia lokal guna meningkatkan kapasitas dan daya saing geopark.

Geopark Ranah Minang Silokek sendiri dikenal sebagai kawasan yang menyimpan kekayaan geologi yang luar biasa. Beberapa fitur unggulannya antara lain bentang alam karst yang berusia lebih dari 350 juta tahun, formasi batuan purba, serta potensi warisan geologi yang bernilai tinggi baik secara ilmiah maupun dari sisi pariwisata. Selain aspek geologi, kawasan ini juga merepresentasikan kekayaan hayati dan budaya lokal yang terintegrasi, menjadikannya salah satu kandidat geopark global yang potensial.

Dekan FTG Unpad, Prof. Mega, menegaskan komitmen fakultas untuk menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Prof. Mega menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi FTG Unpad dalam mendorong pemanfaatan ilmu kebumian untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Fakultas Teknik Geologi siap menjadi mitra strategis dalam mendukung Silokek sebagai geopark kelas dunia. Kami percaya bahwa sinergi antara keilmuan dan kebijakan akan menghasilkan dampak nyata bagi pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan ini menandai langkah awal dari rencana penguatan kerja sama yang lebih luas antara pemerintah daerah dan dunia akademik. Ke depannya, diharapkan akan terjalin berbagai program konkret dan kolaboratif berbasis riset yang tidak hanya mendukung pengakuan internasional bagi Geopark Silokek, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pendekatan ilmiah dan berkelanjutan.* (Rilis Humas Fakultas Teknik Geologi Unpad)*

Sumber: https://ftgeologi.unpad.ac.id/ftg-unpad-terima-kunjungan-pemkab-sijunjung-untuk-bahas-kerja-sama-pengembangan-geopark-ranah-minang-silokek/

Share this: