





[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Joint Conference 2025 berupa konferensi gabungan antara The 5th International Conference and Exhibition on Powder Technology Indonesia (ICePTI 2025) dan The 6th Padjadjaran International Physics Symposium (PIPS 2025) di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 4-5 Agustus 2025.
Dengan mengangkat tema “Advancing Materials, Powder, and Nanotechnology from Minerals and Bioresources for Sustainable Innovation and Application”, konferensi ini berfokus pada pengembangan teknologi material dan nanoteknologi berbasis sumber daya mineral yang berorientasi pada inovasi berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menegaskan bahwa penyelenggaraan konferensi ini sejalan dengan visi Unpad untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang nanoteknologi, sains berbasis sumber daya hayati, serta inovasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa konferensi ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi Indonesia sebagai wujud sinergi dalam mengembangkan teknologi, serta menjadi wadah penguatan jejaring global dan menjembatani kolaborasi antar disiplin untuk menghasilkan teknologi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap konferensi ini menjadi ruang kolaboratif yang mendorong terciptanya peta jalan inovasi dan kemitraan strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan regional,” ujar Rektor.
Sementara itu, Chairman of Joint Conference 2025 Prof. Dr. Eng. I Made Joni menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan mitra internasional atas partisipasi aktif dalam kegiatan ini. Prof. Made berharap konferensi ini dapat mendorong kolaborasi jangka panjang dalam mewujudkan kemajuan inovasi yang berkelanjutan.
“Merupakan kehormatan bagi kami dapat menjadi tuan rumah konferensi yang menghadirkan para peserta dari berbagai negara. Kami berharap forum ini dapat mendorong dialog yang bermakna, kolaborasi jangka panjang, serta berbagi kemajuan menuju inovasi yang berkelanjutan,” kata Prof. Made.
Konferensi ini turut melibatkan sejumlah mitra strategis internasional, di antaranya Japan Border Technology Forum Indonesia, India-Indonesia Bioresources Consortium (IIBC), Society for Powder Technology Indonesia Forum, Marine Biomaterial Research Collaboration Center Forum, dan didukung oleh Functional Nano Powder University Center of Excellence (Finder), serta Departemen Fisika Unpad.*





