


[Kanal Media Unpad] Aditya Nur Wahyana berhasil meraih predikat sebagai wisudawan terbaik program Sarjana Terapan yang dilantik pada pada Upacara Wisuda Universitas Padjadjaran Gelombang IV Tahun 2024/2025 yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Kamis, 7 Agustus 2025.
Aditya lulus dari Program Studi Manajemen Produksi Media Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad dan telah memublikasikan 1 Artikel di Jurnal Sinta 5 yang berjudul “Strategi Storytelling dalam Video Feature untuk Memperkuat Identitas Desa Wisata”, serta berhasil meraih beberapa prestasi non-akademik, seperti Juara II Creative Poster Information Repackaging Olimpiade Vokasi Indonesia 2023 dan Juara 2 Desain Poster Festival Vokasi Inovokasia UGM 2024.
“Saya merasa sangat bersyukur, terharu, dan bangga bisa menjadi wisudawan terbaik untuk jenjang Sarjana Terapan. Ini adalah pencapaian yang tidak saya bayangkan sebelumnya, tetapi menjadi bukti bahwa usaha dan konsistensi yang saya tanam selama ini tidak sia-sia. Ini juga menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berkembang dan memberi kontribusi lebih besar ke depannya,” ujar Aditya.
Kepada Tim Kanal Media Unpad, Aditya menyampaikan bahwa perjalanannya di jenjang pendidikan tinggi ini berawal dari ketertarikannya di bidang produksi media, seperti desain grafis, videografi, fotografi, hingga video editing. Oleh karena itu, prodi Manajemen Produksi Media Fikom Unpad dipilih untuk mengembangkan potensi kreatifnya secara profesional, serta membuka peluang yang luas untuk berkarya di berbagai platform media.
Aditya juga menjelaskan bahwa dengan berbagai aktivitas yang dijalani selama menjadi mahasiswa, dirinya menghadapi tantangan dalam membagi waktu antara perkuliahan, kegiatan organisasi, dan pekerjaan yang telah dijalaninya sejak awal kuliah. Namun, Aditya menerapkan manajemen waktu yang ketat, membuat skala prioritas yang jelas, serta selalu menyelesaikan tugas sebaik mungkin meski di tengah jadwal yang padat.
“Strategi belajar yang saya terapkan adalah memaksimalkan pemahaman materi dengan cara praktik langsung, diskusi dengan teman-teman, serta tidak menunda tugas. Saya juga selalu berusaha menjadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk belajar lebih dalam, bukan hanya untuk nilai, tetapi untuk penguasaan keterampilan yang nyata di bidang produksi media maupun bidang lainnya,” kata Aditya.
Sementara itu, perjalanan publikasi ilmiah Aditya bermula dari keterlibatannya di kegiatan KKNM dan PPM. Dari kegiatan tersebut, Aditya melihat bahwa ada potensi besar dalam praktik produksi media yang ada di desa. Di bawah bimbingan dosen pembimbing, Aditya mengembangkan data lapangan menjadi artikel ilmiah dan konsistensi serta kemauannya menjadi kunci utama hingga akhirnya artikel tersebut berhasil terbit di jurnal Sinta 5.
“Topik artikel saya adalah mengenai pemanfaatan media audiovisual atau strategi storytelling untuk memperkuat identitas desa wisata. Saya melihat bahwa media dapat menjadi alat strategis bagi desa dalam memperkuat identitas, promosi wisata, dan menarik perhatian publik. Tantangan terbesarnya adalah menyusun data lapangan menjadi tulisan ilmiah yang sistematis dan sesuai kaidah akademik. Dimulai dari pengumpulan data, analisis, penulisan draf, konsultasi dengan dosen pembimbing, hingga beberapa kali revisi sebelum akhirnya dinyatakan layak terbit,” jelas Aditya.
Lebih lanjut, Aditya menyampaikan harapannya Unpad dapat terus memperluas ruang kolaborasi lintas prodi dan memberikan lebih banyak fasilitas untuk pengembangan potensi mahasiswa, baik akademik maupun non-akademik. Tidak hanya itu, Aditya menjelaskan bahwa peningkatan akses terhadap publikasi ilmiah dan program pengabdian masyarakat menjadi penting untuk mendukung mahasiswa dalam mencetak prestasi yang lebih luas.
Kepada para mahasiswa Unpad, Aditya berpesan untuk dapat terus memanfaatkan segala peluang yang bisa didapatkan selama berkuliah. Aditya menyampaikan bahwa harapannya agar mahasiswa Unpad tidak pernah takut untuk mencoba berbagai hal baru dan tidak ragu untuk berkompetisi sebagai bagain dari upaya untuk mengasah potensi dan menambah pengalaman berharga.
“Nilai hidup yang selalu saya pegang adalah “Man jadda wajada” yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil. Prinsip ini selalu saya tanamkan dalam setiap proses, bahwa hasil terbaik akan datang jika kita memberikan usaha terbaik secara konsisten. Untuk itu, manfaatkanlah setiap peluang yang ada selama kuliah. Jangan takut mencoba hal baru dan jangan ragu untuk ikut kompetisi, karena kita bisa mengasah potensi dan menambah pengalaman berharga,” jelasnya.*
