Unpad dan Ngee Ann Polytechnic Singapura Selenggarakan Overseas Immersion Programme

Delegasi Ngee Ann Polytechnic Singapura berfoto bersama ketika mengunjungi RS Unpad di Jatinangor, Senin 25 Agustus 2025. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan Overseas Immersion Programme (OIP) bersama Ngee Ann Polytechnic Singapura. Dalam rangkaian kegiatan tersebut para peserta berkesempatan mengunjungi Rumah Sakit Unpad, Perpustakaan Pusat Graha Kandaga Unpad, serta Bale Tatanen Unpad pada Senin, 25 Agustus 2025.

Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad, Anggia Utami Dewi, S.IP., M.IS., Ph.D., menyampaikan bahwa dalam program ini para peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan untuk mempelajari budaya Indonesia. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan berbagai sesi pematerian yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing peserta.

“Jadi selain mereka melakukan industrial visits di beberapa tempat, peserta juga mengikuti kegiatan pertukaran budaya, seperti ikut kegiatan seni di Saung Angklung Udjo, ada workshop pembuatan batik juga. Jadi memang kegiatannya beragam dan Unpad memfasilitasi lecture sessions berupa short course,” ujar Anggia.

Melalui program OIP diharapkan para peserta mendapatkan pengalaman interkultural yang bisa didapatkan dengan berkunjung ke Indonesia. Tidak hanya itu, peserta program juga diharapkan mendapatkan pengalaman praktik secara langsung dengan melihat berbagai fasilitas industri terkait bidang keilmuan masing-masing, khususnya yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut, Anggia berharap program yang memberikan pengalaman positif bagi peserta ini dapat terus berlangsung hingga waktu yang akan datang, serta dapat mendatangkan lebih banyak mahasiswa internasional yang ingin merasakan pengalaman belajar berbagai kebudayaan Indonesia di Unpad.

“Kami berharap dengan semakin banyaknya mahasiswa yang datang ke sini hanya untuk jangka pendek dapat memiliki pengalaman positif ketika berkunjung ke Unpad. Pertama, bisa sharing ke teman-temannya bahwa Unpad ini merupakan salah satu destinasi untuk OIP yang menarik dan mudah-mudahan nanti mereka tertarik untuk bisa meneruskan studi lanjut di Unpad,” kata Anggia.

Sementara itu, Jerry Olivero sebagai salah satu dosen pendamping peserta dari Ngee Ann Polytechnic Singapore menyampaikan bahwa program yang telah berlangsung sejak 2023 ini selalu memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta program OIP. Jerry berharap melalui program ini kerja sama antara Unpad dan Ngee Ann Polytechnic dapat terus berlangsung tidak hanya dalam program OIP saja, tetapi juga kerja sama dalam aktivitas lainnya yang dapat dilakukan bersama.

“Saya sangat menantikan kolaborasi lainnya di masa depan antara Ngee Ann Polytechnic dan Unpad. Saya juga berharap dapat kembali lagi mengikuti OIP karena di sini saya banyak belajar, terutama dalam hal pembelajaran budaya. Saya banyak mempelajari budaya Indonesia dan pengalaman belajar budaya di sini benar-benar sangat kaya,” jelas Jerry.* (Reporter: Jericho Masyiakh Metiary)

Share this: