Peringati Dies Natalis ke-68, Universitas Padjadjaran Selenggarakan Skrining Pemeriksaan Fisik dan Mental

Salah satu aktivitas Skrining Pemeriksaan Fisik dan Mental untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan Unpad dalam rangka Dies Natalis ke-68 Unpad di Rumah Sakit Unpad, Rabu, 27 Agustus 2025. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan kegiatan “Unpad Berbagi” berupa Skrining Pemeriksaan Fisik dan Mental untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan Unpad sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati Dies Natalis ke-68 Unpad di Rumah Sakit Unpad, Rabu, 27 Agustus 2025. Dalam kegiatan ini, peserta mendapat kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, serta pemeriksaan mata, gigi, dan rehab medik.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dies Natalis Universitas Pajajaran ke-68 Dr. Ir. Andre Rivianda Daud, S.Pt., M.Sc., IPM., menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pihak yang telah ikut serta menyukseskan kegiatan ini, yaitu Rumah Sakit Unpad, Fakultas Kedokteran Unpad, Fakultas Kedokteran Gigi Unpad, Fakultas Keperawatan Unpad, serta Fakultas Psikologi Unpad.

Andre menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Unpad dalam meningkatkan kesehatan SDM di lingkungan Unpad agar dapat senantiasa berkarya dan memberikan kontribusi bagi Unpad.

“Kegiatan pada hari ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mengetahui kondisi kesehatan kita semua, sehingga nanti kita tahu apa yang perlu kita lakukan agar bisa meningkatkan kesehatan kita. Semoga kegiatan hari ini bisa bermanfaat, tidak hanya untuk kita semua sebagai partisipan di dalam kegiatan ini, tetapi juga untuk keluarga di rumah, masyarakat, dan Unpad,” ujar Andre.

Lebih lanjut, Koordinator Unpad Berbagi Restuning Widiasih S.Kp., M.Kep., Sp.Mat., Ph. D., menyampaikan bahwa kegiatan skrining kesehatan ini diikuti oleh sebanyak 150 peserta dari 30 unit kerja yang ada di lingkungan Unpad. Restuning menjelaskan bahwa kegiatan yang menyasar peserta berusia di atas 55 tahun ini bertujuan agar dosen dan tenaga kependidikan Unpad yang mulai menginjak usia emas tetap dalam kondisi sehat, bahagia, sejahtera, serta bermanfaat.

“Bahwa pada setiap fase kehidupan harapannya di usia yang sudah dianggap senior kita pun tetap dalam kondisi sehat, bahagia, sejahtera, dan bermanfaat,” ungkapnya.*

Share this: