Universitas Padjadjaran Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi / BKPM

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Prof. Tirta Nugraha Mursitarna, dan Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menunjukkan dokumen Nota Kesepahaman yang ditandatangani di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis 28 Agustus 2025. (Foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis 28 Agustus 2025.

Naskah Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dan Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Prof. Tirta Nugraha Mursitarna, serta disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, sejumlah Dekan Fakultas di lingkungan Unpad, dan pimpinan di lingkungan Kementerian Investasi dan Hilirisasi / BKPM.

Dalam sambutannya, Rektor Unpad menjelaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak yang besar untuk masyarakat dengan cara mempercepat proses hilirisasi hasil riset dan inovasi yang ada di lingkungan Unpad. lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan dorongan semangat bagi Unpad untuk terus melakukan proses riset dan pengembangan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat proses pertumbuhan ekonomi bangsa.

“Kami akan sangat senang jika bisa memberikan banyak sumbangsih dalam kerja sama ini. Tentu ini satu kehormatan untuk kami bisa bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi dan mudah-mudahan kapasitas akademik di Unpad bisa mengembangkan kedua institusi lebih baik lagi untuk mengembangkan negara yang kita cintai, ” ujar Rektor.

Sementara itu, Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Prof. Tirta Nugraha Mursitarna menyampaikan bahwa pemerintahan dan perguruan tinggi tidak bisa berjalan masing-masing dalam menghadapi perubahan politik dan ekonomi yang sangat cepat di Indonesia. Melalui kerja sama dengan Unpad ini diharapkan dapat menjadi pionir awal dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Indonesia.

“Kami berpikir akan banyak peluang yang bisa dikerjasamakan dan harapannya mungkin akan ada program-program yang kita bisa buat terkait dengan mendorong pengembangan SDM. Mungkin ada peluang untuk menyelenggarakan training untuk memperkuat instansi agar bisa bermanfaat untuk pemerintah dan pengembangan Unpad ke depan,” jelas Prof. Titra.*

Share this: