Jaga Kelestarian Lingkungan Kampus, Pusat K3L Unpad Lakukan Revegetasi dan Penuangan Eco Enzym

Kepala Pusat Keselamatan, Keamanan, dan Ketertiban Lingkungan (K3L) Unpad, Dr. Irwan Ary Dharmawan, dan Chief Satuan Keamanan dari PT. Heksa Garda Utama, Hendro, saat melakukan penanaman pohon di Kawasan Kampus Utara Unpad Jatinangor, Senin 13 Oktober 2025. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Pusat Keselamatan, Keamanan, dan Ketertiban Lingkungan (K3L) menyelenggarakan kegiatan Revegetasi Kawasan Utara dan Penuangan Eco Enzym di kawasan Leuwi Padjadjaran 2 (kawasan embung) serta Ekoriparian Leuwi Padjadjaran, pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unpad dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan kampus hijau yang berkelanjutan.

“Kegiatan hari ini adalah untuk penanaman pohon. Ini adalah salah satu program kami di tahun 2025. Kami sudah berkomitmen bahwa setiap ada pembangunan yang baru, maka kita harus mengganti tanaman-tanaman yang sudah terbongkar oleh bangunan baru. Kita coba tanam di tempat yang lain sehingga keseimbangan untuk penghijauan tetap terjaga,” ujar Kepala Pusat K3L Unpad, Dr. Irwan Ary Dharmawan, ketika diwawancarai oleh Kanal Media Unpad.

Dalam kegiatan ini, para mahasiswa dari Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Unpad atau Komunitas Unpad Hejo turut terlibat aktif. Unpad pun memperoleh dukungan dari PT Heksa Garda Utama yang menyumbang 200 bibit tanaman. Hadir pada kesempatan tersebut Chief Satuan Keamanan dari PT. HGU, Hendro. Bibit-bibit tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan hortikultura di lingkungan kampus. Pada tahap penanaman saat ini, sebanyak 40 hingga 50 bibit pohon durian, alpukat, dan berbagai jenis tanaman lainnya ditanam sebagai langkah awal untuk menciptakan kawasan hijau produktif di area tersebut.

“Kita akan terus tetap menjaga keseimbangan daerah hijau dengan daerah yang memang sudah diambil arahnya untuk kepentingan untuk lainnya,” ujar Irwan.

Selain penanaman bibit pohon, kegiatan juga diisi dengan penuangan eco enzyme di kawasan Ekoriparian Leuwi Padjadjaran. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas air dan ekosistem di sekitar kawasan tersebut. Eco Enzyme yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga, seperti sisa buah dan sayuran, yang difermentasi selama beberapa bulan hingga menghasilkan cairan alami yang kaya akan enzim aktif.

Secara umum, eco enzyme berfungsi sebagai agen pembersih alami yang ramah lingkungan. Cairan ini membantu mempercepat proses penguraian bahan organik, menekan pertumbuhan bakteri patogen, serta meningkatkan kualitas tanah dan air. Melalui kegiatan ini, Unpad berupaya mendorong pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelestarian ekosistem kampus.

“Dengan penambahan eco enzyme, diharapkan dapat mempercepat proses pengurangan bakteri yang ada di sini sehingga kualitas airnya bisa aman untuk digunakan sehari-hari, karena air di sini juga digunakan untuk penyiraman tanaman,”  Rahmihafiza Hanafi selaku staf PK3L Unpad.*

Share this: