


[Kanal Media Unpad] Korps Protokoler Mahasiswa Universitas Padjadjaran (KPM Unpad) menyelenggarakan ajang tahunan Protocol Fair 2025 dengan tema “It’s Protocol Showtime: Speaking Gracefully, Organizing Wisely, Acting Impactfully”. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 8 November 2025, di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan di bidang keprotokolan dan public speaking secara profesional.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menyampaikan bahwa Protocol Fair 2025 diharapkan dapat menjadi ajang pembekalan ilmu sekaligus memperluas jaringan relasi antara Unpad dan masyarakat. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran Unpad dalam membangun komunikasi publik yang beretika dan profesional.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun hubungan baik yang lebih luas antara Unpad dan masyarakat umum,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda yang hadir secara daring.
Sementara itu, Pembina Korps Protokoler Mahasiswa Unpad, Wina Erwina, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah pengembangan diri bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya menjadikan Protocol Fair tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kemampuan komunikasi profesional.
“Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak secara nasional, mari manfaatkan bersama untuk memperluas relasi dan mengasah potensi,” ujar Wina.
Rangkaian kegiatan Protocol Fair 2025 diisi oleh dua seminar inspiratif. Seminar pertama bertajuk “Protocol in a Dynamic Era: Professionalism, Technology, and Humanism” menghadirkan Titis Rahayuningtiar (Penata Keprotokolan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta) dan dipandu oleh Asep Ruslan (Pranata Humas pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Cimahi). Titis menekankan pentingnya etika dan empati sebagai kunci profesionalisme seorang petugas protokol, serta menyoroti nilai humanisme dalam menjalankan tugas keprotokolan.
“Kunci profesionalisme adalah etika dan empati. Humanisme sebagai protokoler adalah dengan cara memuliakan manusia dan mengontrol sisi emosional,” ujar Titis.
Selanjutnya, seminar kedua bertajuk “Speaking with Excellence: Public Speaking as a Reflection of Professionalism” menghadirkan presenter sekaligus pewarta berita profesional, Andromeda Mercury (News Anchor TVOne dan moderator Debat Capres 2024) Sesi ini dimoderatori oleh Asti Azhar (Training Officer PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk). Dalam pemaparannya, Andromeda menekankan pentingnya latihan berkelanjutan dan sikap terbuka dalam membangun kepercayaan diri berbicara di depan publik.
“Segala hal harus dilatih, dengan keinginan belajar dan sikap fleksibel dalam mengekspresikan emosi, seorang presenter dapat menguasai pembacaan beritanya,” tutur Andromeda.
Kegiatan Protocol Fair 2025 diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang keprotokolan dan komunikasi publik yang beretika, profesional, dan berkarakter. Kegiatan tahunan ini juga mencerminkan komitmen KPM Unpad dalam mencetak generasi muda yang percaya diri, berintegritas, serta mampu menjadi representasi Unpad di berbagai kesempatan formal maupun publik.* (Rilis oleh: KPM Unpad)






