Unpad Tandatangani MoU dan LoI dengan 4 Universitas di Asia

[Unpad.ac.id, 4/11/2013] Untuk memperluas kerja sama dengan berbagai universitas, khususnya di kawasan ASEAN dan Asia pada umumnya, Unpad menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Letter of Intent (LoI) dengan empat universitas dari empat negara yang berbeda. Universitas tersebut adalah Yangon Technological University Myanmar, IIC University of Technology Kamboja, University of Electronic Science and Technology Cina, dan University Sains Islam Malaysia. Penandatangan kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan pada acara International University Partnerships Workshop pada Senin-Kamis (28-31/10) lalu di Yangon, Myanmar.

Pada acara yang diselenggarakan oleh SEAMEO Seamolec Jakarta bekerja sama dengan Ministry of Science and Technology Myanmar tersebut, Unpad diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama, Dr. med. Setiawan, dr., dan Sekretaris UPT Kerjasama, Kasno Pamungkas, MSi.

Kerja sama yang dilakukan Unpad tersebut mencakup berbagai bidang. Dalam bidang teknologi, Unpad dapat mengembangkan kerja sama dalam bidang Teknik Informatika dan Teknik Geologi.  Secara khusus beberapa topik yang dapat dikembangkan sebagai kerja sama tridharma adalah aspek Mitigasi Bencana, Manajemen Lingkungan, Administrasi Bisnis, dan Ekonomi Syariah.  Bentuk kegiatannya terutama diarahkan pada pengembangan in-bound student program, khususnya pada program pascasarjana melalui pendanaan beasiswa Kemitraan Negara Berkembang.  Selain itu, kerja sama penelitian dapat didanai melalui skema Hibah Kerja sama Luar Negeri dan Publikasi Internasional.  Sementara itu, mobilitas mahasiswa dan dosen dapat didorong melalui bantuan kegiatan kemahasiswaan, dan program SAME.

Dalam rilisnya disebutkan bahwa melihat kejelasan topik kerja sama, jenis kegiatan dan strategi pendanaannya, maka pengembangan kerja sama baru yang melibatkan dua negara baru ini, yaitu Myanmar dan Kamboja, diharapkan dapat terlaksana untuk meningkatkan peran Unpad di kawasan ASEAN menuju ASEAN Community 2015.

Acara International University Partnerships Workshop ini dihadiri oleh sebanyak 27 institusi pendidikan dari enam negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Kamboja, Myanmar dan Cina. Pada acara tersebut, setiap peserta mempresentasikan profil institusinya untuk melihat potensi bidang kerja sama yang dapat dilakukan.

Pada pertemuan ini juga disepakati pembentukan Joint Commitee ASEAN Plus, yang diwakili oleh 6 universitas Myanmar, perwakilan dari setiap negara, termasuk Unpad sebagai salah satu anggota.  Joint Commitee ini akan merancang fokus kerja sama, yang atas usul Unpad disepakati akan fokus pada kerja sama bidang IT pada tahun pertama.  Tahun 2014, untuk evaluasi efektivitas kerja sama dan pengembangan selanjutnya, akan dilakukan kegiatan serupa di Filipina, dengan SEAMEO Seamolec sebagai focal point kerja sama ini.  Diharapkan inisiasi kerja sama di tingkat universitas ini, dapat segera ditindaklanjuti dan dikembangkan di fakultas terkait dan juga berkembang di seluruh fakultas di lingkungan Unpad. *

Rilis oleh: Rektorat Unpad/mar *

Share this: