[Unpad.ac.id, 19/09/2012] Ada mitos yang mengatakan bahwa merencanakan keuangan hanya untuk orang yang berkecukupan. Bagi orang yang sudah berlimpah harta, perencanaan keuangan tidak diperlukan lagi. Faktanya, banyak orang yang tadinya kaya akhirnya jatuh miskin bahkan meninggalkan hutang akibat uangnya tidak dikelola dan direncanakan dengan baik sejak awal. Banyak diantaranya yang terjebak menjadi konsumtif dan hidup berfoya-foya tanpa memikirkan masa depannya.

“Perencanaan keuangan akan mendorong kita untuk dapat mengatur dan menyusun kehidupan kita,” ujar Maryana S. dari Bank Mandiri selaku pembicara yang mengangkat tema “Perencanaan Keuangan Keluarga” pada acara Seminar Financial Planning & Communication Skill. Acara yang digelar di Bale Rumawat Padjadjaran, Rabu (19/09) ini merupakan hasil kerja sama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Unpad. Seminar ini akan berlangsung selama empat kali, pada 19-22 September 2012 yang diikuti oleh mahasiswa dan tenaga kependidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Maryana juga menyampaikan tata cara pengelolaan keuangan yang baik, seperti tips mengatur belanja, manajemen gaji atau pendapatan hingga berinvestasi antara lain melalui reksa dana. “Prinsip perencanaan keuangan adalah bedakan antara kebutuhan dan keinginan,” tegasnya.
Perencanaan keuangan yang baik tersebut, tidak hanya dikhususkan bagi yang sudah bekerja dan telah berkeluarga saja. Pengetahuan semacam ini juga penting diberikan sejak anak-anak dalam mengelola uang saku mereka. “Faktanya, orang tua kita lebih sering melatih bagaimana mencari uang, namun jarang yang mengajarkan bagaimana mengelola uang jika telah memilikinya,” jelas Maryana.
Dihadapan para mahasiswa, Maryana juga menyampaikan bahwa walaupun diantara mereka belum memiliki pendapatan, tapi pengetahuan ini dapat dijadikan motivasi untuk mengembangkan diri dan mengelola keuangan mereka untuk masa depan.
Selain materi perencanaan keuangan keluarga, seminar ini juga menyuguhkan materi Effective Communication dan Business Etiquette yang disampaikan oleh Rini Yuliastanti dan Nenden Nurhayati. Selain itu, juga ada materi Grooming yang disampaikan oleh Linda Purnamasari dari Mustika Ratu.
Pada seminar tersebut, Hadiyono selaku Kepala Regional Bank Mandiri Bandung menjelaskan bahwa seminar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan civitas Unpad. Bank Mandiri selaku lembaga perbankan, tidak hanya berhubungan dengan pengelolaan keuangan saja, tapi juga membantu berbagai program pendidikan melalui program Corporate Social Responsibilities (CSR)-nya, seperti pemberian beasiswa, pemberian bantuan angklung kepada sekolah-sekolah, dan program pelatihan keuangan semacam seminar ini.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia saat membuka seminar ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bank Mandiri yang telah banyak membantu program-program Unpad. Terkait program seminar ini, Rektor berpesan kepada para mahasiswa yang hadir untuk memanfaatkan sebaik-baiknya seminar tersebut karena dapat menambah pengetahuan mereka dalam bidang soft skill.
Seminar ini juga dihadiri oleh Vice President Institutional Banking I Group Bank Mandiri, Sri Dewi Maharani, Wakil Rektor IV Prof. Prof. Dr. Ir. H. Roni Kastaman, MSIE., Kepala Biro Administrasi Umum Drs. Lili Permadi, M.Si., dan Kepala Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi Drs. Sudarma MM.*
Laporan oleh: Marlia
