[Unpad.ac.id, 9/05/2014] Program Studi Sastra dan Bahasa Jepang bekerja sama dengan The Japan Foundation kembali menggelar Pekan Bahasa & Budaya Jepang ke-40 pada 9-10 Mei 2014 di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ) Fakultas Ilmu Budaya Unpad Kampus Jatinangor. Kegiatan yang pertama kali digelar pada 1974 ini mendorong semangat penguasaan bahasa Jepang melalui budaya.

“Untuk tahun ini kita menggelar lomba pidato Bahasa Jepang tingkat Jawa Barat dan kontes lain terkait penguasaan bahasa Jepang,” ujar Hj. Puspa Mirani Kadir, dra., M.A., ketua pelaksana Pekan Bahasa dan Budaya Jepang ke-40, Jumat (9/05) saat pembukaan acara. Lomba pidato ini diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi di Jawa Barat.
Menurut Puspa, berbagai lomba dan kontes bahasa yang digelar bertujuan meningkatkan gairah mahasiswa untuk berperan aktif di dalam menguasai bahasa Jepang. “Terlepas dari menang atau kalah, yang lebih penting adalah saling menghormati dan meneguhkan kekuatan satu sama lain sehingga terjadi sebuah persahabatan,” ujar Mirani.
Adapun untuk pemenang lomba pidato sendiri akan diikutsertakan pada kontes pidato bahasa Jepang tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta bulan mendatang. Berbagai pertunjukan tradisional dari Jepang pun ditampilkan pada kegiatan ini.
MoU FIB dan OS Service Indonesia
Kegiatan ini juga diisi oleh penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Ilmu Budaya dengan PT. OS Service Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed., Ph.D., dengan Presiden Direktur PT. OS Service Indonesia, Satoshi Miyajima, dan disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang PPM dan Kerja Sama Unpad, Dr.med. Setiawan, dr.
Kerja sama ini terkait dengan perekrutan lulusan Sastra dan Bahasa Jepang Unpad oleh PT. OS Service Indonesia. Satoshi menyebutkan, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang manajemen sumber daya manusia, pihaknya banyak membutuhkan tenaga terampil lulusan Sastra Jepang untuk bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang yang kini banyak beroperasi di Indonesia.
“Saat ini kami punya sekitar 100 klien perusahaan Jepang yang bergerak di manufaktur. Kami yakin Unpad dan kami akan saling berkontribusi dan memberikan manfaat,” ujar Satoshi.
Sementara itu, Yuyu pun mengapresiasi kerja sama FIB dengan PT. OS Service Indonesia. Menurutnya, hal ini terkait dengan rencana Unpad untuk mendirikan Career Development Center di setiap fakultas. “Di FIB Unpad sendiri kami sudah melakukan banyak kerja sama dengan berbagai perusahaan, karena setiap tahunnya permintaan lulusan sastra selalu meningkat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan beberapa institusi, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), STBA Yapari-ABA Bandung, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Widyatama, Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Universitas Nasional PASIM, STIBA Invada Cirebon, STBA Teknokrat Bandar Lampung, Japanese Language & Management Center, Kyoto Minsai Japanese Language School, Bandung Japanese School, Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) Jawa Barat, Bandung Japan Club.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh *
