[Unpad.ac.id, 27/09/2012] Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., kembali menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad periode 2012—2016. Prof. Deddy dilantik secara resmi oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, Kamis (27/09), bertempat di Ruang Executive Lounge Gedung Rektorat Kampus Unpad, Jatinangor. Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Unpad dan para Pembantu Dekan Fikom Unpad.

Prof. Deddy sendiri sebelumnya telah menjabat sebagai Dekan Fikom Unpad Periode 2008—2012. Pelantikan kali ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unpad Nomor 3513-3514/UN6.RKT/KP/2012 tanggal 25 September 2012. Dalam sambutannya, Rektor Unpad mengungkapkan banyak hal yang telah dicapai oleh Fikom Unpad pada masa jabatan Prof. Deddy sebelumnya. Namun, Rektor pun menekankan bahwa capaian tersebut jangan sampai tidak berkelanjutan.
“Yang harus kita selalu ingat, bahwa aktivitas di universitas adalah merupakan never ending activities, dimana secara terus menerus kita ditantang untuk melakukan perbaikan-perbaikan dan meningkatkan kualitas secara terus menerus,” ungkap Rektor.
Lebih lanjut Rektor mengungkapkan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan secara bersama. Beberapa masalah yang muncul diantaranya adalah 38% dari program studi yang ada di Unpad kekurangan dosen. Oleh karena itu, Rektor mengimbau kepada setiap pimpinan fakultas dan program studi agar menyiapkan strategi-strategi khusus untuk menyelesaikan masalah kekurangan dosen tersebut. Sebab, minimnya jumlah dosen menjadi beberapa faktor yang memengaruhi nilai akreditasi dan jumlah peminat program studi tersebut.
Di Unpad sendiri, masih banyak program studi yang terakreditasi “B” dan “C”. Apabila nilai akreditasi tersebut masih banyak di Unpad, tentunya akan menyangkut kepada ketertarikan masyarakat untuk dapat berkuliah di Unpad.
“Ini yang harus kita pertimbangkan bersama-sama. Apakah memang karena nilai akreditasi yang rendah, atau memang belum sesuai dari harapan,” ujar Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengingatkan agar dosen dan mahasiswa lebih meningkatkan kembali aktivitas penelitian ilmiahnya. Fikom sendiri menurut Rektor, selama kepemimpinan Prof. Deddy, telah banyak menghasilkan penelitian-penelitian ilmiah, baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. Diharapkan ke depannya, baik Fikom maupun fakultas lainnya dapat meningkatkan penelitian untuk mengembangkan bidang ilmunya. “Semoga akan terus berkembang di masa yang akan datang,” harap Rektor.
Rektor juga menekankan kepada para dosen agar jangan sampai terjadi istilah “involusi”, yakni ada aktivitas tapi kemudian jalan di tempat. Involusi ini biasanya terjadi ketika melaksanakan aktivitas namun tidak memiliki makna, khususnya untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
“Dosen seharusnya secara terus menerus mengembangkan bidang ilmunya, meneliti, menulis, kemudian presentasi secara ilmiah di tingkat nasional,internasional. Itu yang sebetulnya kita harapkan. Apabila dosen tidak mengembangkan bidang kelimuannya, jangan-jangan kita sedang berada dalam tahapan involusi,” ujar Rektor.*
Laporan oleh: Arief Maulana/mar*



