Mulai Hari Ini, Pengisian dan Verifikasi PDSS SNMPTN 2015

Logo Unpad *

[Unpad.ac.id, 21/01/2015] Proses pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai tahapan awal mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2015 akan dibuka pada 22 Januari hingga 8 Maret mendatang.

Logo Unpad *
Logo Unpad *

Seleksi ini didasarkan pada prestasi akademik para siswa dengan data yang diolah dari PDSS. Pengisian PDSS dilakukan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id/. Kemudian, siswa kemudian melakukan verifikasi data PDSS dengan menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional dan password.

Menurut Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, M.S., setelah melakukan pengisian dan verifikasi, tahapan selanjutnya adalah pendaftaran SNMPTN oleh siswa. Pendaftaran akan dibuka pada 13 Februari hingga 15 Maret 2015 di laman http://snmptn.ac.id/. Sedangkan proses seleksi akan dilakukan pada 16 Maret hingga 8 Mei 2015.

“Pengumuman Hasil Seleksi dilakukan pada 9 Mei 2015 dan proses verifikasi/registrasi ulang di PTN bagi yang lulus seleksi pada tanggal 9 Juni bersamaan dengan pelaksanaan SBMPTN,” ujar Prof. Engkus saat memimpin rapat koordinasi dengan para Wakil Dekan I tiap Fakultas, Rabu (20/01) di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor.

Pada tahun ini, Unpad membuka 50 program studi Sarjana dari sebelumnya 45 program studi. Lima program studi baru yang dibuka adalah Ekonomi Islam, Teknik Elektro, Televisi dan Film, serta dua program studi yang sebelumnya merupakan bagian dari program studi Ilmu Komunikasi, yaitu Manajemen Komunikasi dan Jurnalistik.

Sementara daya tampung setiap program studi tetap akan berdasarkan rasio jumlah dosen pengampu dengan mahasiswa. Hal ini disesuaikan untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran.

“Sejak 2014, (daya tampung) kita tetapkan murni dari kondisi jumlah dosen pengampu yang tercatat di Pangkalan Data Perguruan Tinggi,” kata Prof. Engkus.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Share this: