Unpad dan Pikiran Rakyat Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Kualitas Provinsi Jawa Barat

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad (kanan) dan Direktur Utama PT. Pikiran Rakyat Bandung, H. Perdana Alamsyah di Aula Kantor Redaksi Harian Umum Pikiran Rakyat Jln. Asia Afrika 77 Bandung, Senin (10/08). (Foto oleh: Dadan T.)*

[Unpad.ac.id, 10/08/2015] Universitas Padjadjaran bersama PT. Pikiran Rakyat Bandung sepakat melakukan kerja sama peningkatan kualitas Jawa Barat. Perusahaan media yang memiliki pengaruh kuat di Jawa Barat ini digandeng Unpad dalam rangka mewujudkan pola kerja sama Pentahelix.

Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad  (kanan) dan Direktur Utama PT. Pikiran Rakyat Bandung, H. Perdana Alamsyah di Aula Kantor Redaksi Harian Umum Pikiran Rakyat Jln. Asia Afrika 77 Bandung, Senin (10/08). (Foto oleh: Dadan T.)*
Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad (kanan) dan Direktur Utama PT. Pikiran Rakyat Bandung, H. Perdana Alamsyah di Aula Kantor Redaksi Pikiran Rakyat Jln. Asia Afrika 77 Bandung, Senin (10/08). (Foto oleh: Dadan T.)*

Hal tersebut dikemukakan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, saat mengunjungi Kantor Redaksi Pikiran Rakyat beserta perwakilan pimpinan universitas, Senin (10/08) di Aula Kantor Redaksi PT. Pikiran Rakyat Bandung, Jln. Asia Afrika No. 77, Bandung.

Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Utama PT. Pikiran Rakyat Bandung, H. Perdana Alamsyah, beserta jajaran Direksi dan Dewan Redaksi Pikiran Rakyat.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor mengatakan, Unpad dan Pikiran Rakyat merupakan dua hal identik dari Jawa Barat. Berbagai permasalahan yang terjadi di Jawa Barat mestinya dapat diselesaikan dengan baik oleh para akademisi Unpad melalui kerja sama kuat dengan berbagai sektor.

“Ini provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia. Investasi terbesar juga ada di sini, harusnya memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia yang baik,” kata Rektor.

Apalagi, lanjut Rektor, Jawa Barat punya beberapa perguruan tinggi dengan reputasi baik. Berbagai hilirisasi penelitian yang dilakukan perguruan tinggi jangan terbatas pada produk. Namun, hilirisasi harus memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Ada beberapa program yang akan dikembangkan oleh Unpad. Program tersebut dibangun dengan kekuatan akademik. Melalui program Academic Leadership Grant (ALG), Unpad mendorong 130 Profesor aktif yang ada untuk menciptakan penelitian dengan dana penuh dari Unpad.

Program ini bertujuan mendorong penguatan kepemimpinan akademik yang berdampak langsung terhadap masyarakat Jawa Barat. Menurut Rektor, agar program dapat langsung menjawab permasalahan, pihaknya akan mendorong para Profesor untuk berkomunikasi aktif dengan Pikiran Rakyat, selaku media yang “lebih tahu” Jawa Barat.

“Teman-teman ‘PR’ juga mari manfaatkan para Profesor di Unpad. Kita harusnya memiliki keprihatinan yang sama kalau Jawa Barat tidak menjadi provinsi yang terbaik,” ujar Rektor.

Melalui kerja sama tersebut, Unpad memerlukan relevansi dengan sektor riil, salah satunya media. Sektor ini diharapkan lebih mengetahui berbagai permasalahan yang ada di lapangan. “Kita juga mengharapkan teman-teman di sektor riil sangat terbuka dengan berbagai kegiatan akademik,” sambung Rektor.

Diharapkan, kegiatan yang dilakukan dapat membangun kekuatan Jawa Barat menjadi lebih unggul. Keunggulan tersebut ditopang melalui kegiatan akademik yang juga didukung oleh peran media massa.

“Kita bisa membuat projek bersama yang bisa berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.

Perdana pun mengapresiasi tawaran kerja sama tersebut. Sebagai langkah konkret kerja sama, pihaknya akan mendiskusikan permasalahan apa yang cocok dilakukan program penyelesaian bersama.

Kunjungan tersebut juga membahas mengenai kegiatan Dies Natalis ke-58 Unpad oleh Prof. dr. Ramdan Panigoro, PhD., selaku Penanggung Jawab kegiatan Dies Natalis ke-58 Unpad.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Share this: