Ketua Majelis Wali Amanat Unpad, Rudiantara, dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, saat memberikan suara pada Pemilu Ika Unpad di Bale Santika Unpad Jatinangor, Minggu (17/04). (Foto oleh: Dadan T.)*

[Unpad.ac.id, 17/04/2016] Berdasarkan hasil Musyawarah Besar IX Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Ika Unpad) yang digelar pada Minggu (17/04), panitia memutuskan pemilihan Ketua Umum Ika Unpad 2016-2020 diserahkan melalui musyawarah antar tiga kandidat calon ketua umum.

Ketua Majelis Wali Amanat Unpad, Rudiantara, dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad, saat memberikan suara pada Pemilu Ika Unpad di Bale Santika Unpad Jatinangor, Minggu (17/04). (Foto oleh: Dadan T.)*
Ketua Majelis Wali Amanat Unpad, Rudiantara (kemeja putih), dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad (kaos lengan kuning), saat memberikan suara pada Pemilu Ika Unpad di Bale Santika Unpad Jatinangor, Minggu (17/04). (Foto oleh: Dadan T.)*

Hal tersebut dikatakan Budi Cahyana, Ketua Pelaksana Mubes IX dan Reuni Akbar Ika Unpad usai pelaksanaan Mubes di Aula Pusat Pelayanan Basic Science (PPBS) Unpad Jatinangor, Minggu (17/04). Menurut Budi, hasil pemilihan Ketua Umum Ika Unpad ditunda sementara selama satu minggu ke depan. Hal ini disebabkan adanya perbedaan jumlah surat suara yang ada dalam kotak suara dengan jumlah pemilih yang melakukan pencoblosan.

“Mubes sudah memberi mandat kepada kandidat untuk menyelesaikan, diharapkan ini akan selesai dalam satu minggu ke depan, ” ungkap Budi.

Sebelumnya, pemungutan suara dilakukan oleh para alumni Unpad di Bale Santika Unpad, Jatinangor, Minggu (17/04) hingga pukul 12.00 WIB. Para pemilih merupakan alumni Unpad dari setiap fakultas yang telah melakukan registrasi.

Sebelum dihentikan, hasil penghitungan suara yang digelar hingga Minggu malam menunjukkan, Hikmat Kurnia meraih suara sebanyak 546 suara, Ahmad Doli Kurnia sebanyak 455 suara, Yuddy Chrisnandi 530 suara, dan ada 11 surat suara tidak sah. Total pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 1.541 orang, dan meski jumlah pemilih yang dihitung suaranya telah mencapai 1.542 suara namun ternyata masih tersisa 59 surat suara di dalam kotak suara.

Menanggapi adanya perbedaan tersebut, para pimpinan, pengurus, komisariat fakultas (komfak), serta komisariat daerah (komda) Ika Unpad akhirnya melakukan rapat internal guna menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kami akui jumlah antusiasme alumni sangat besar, sementara kapasitas panitia belum mencukupi,” kata Budi Cahyana, alumni prodi Statistika FMIPA Unpad.

Budi sendiri berharap, tiga kandidat tersebut mampu menyelesaikan persoalan tersebut. “Mudah-mudahan terpilih yang terbaik. Ketiganya calon yang terbaik, Insya Allah yang terpilih adalah yang terbaik,” kata Budi.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana dan Arief Maulana / eh

Share this: