[Unpad.ac.id, 12/05/2016] Calon Dosen Tetap Pegawai Universitas Padjadjaran Non Pegawai Negeri Sipil mengikuti orientasi tahap pertama yang digelar di Unpad Training Center Jalan Ir. H. Djuanda No. 4, Bandung, Kamis (12/05) hingga Sabtu (14/05). Orientasi kali ini diikuti oleh 91 Calon Dosen Tetap Non PNS Kategori A dan B.

orientasi tahap pertama Calon Dosen Tetap Pegawai Universitas Padjadjaran NonPNS di Unpad Training Center Jalan Ir. H. Djuanda No. 4, Bandung, Kamis (12/05). (Foto oleh: Arief Maulana)*
Direktur Sumber Daya Manusia Unpad Diana Sari, S.E., M.Mgt., PhD., mengatakan, tujuan dari orientasi ini adalah untuk menguatkan pemahaman kepada calon dosen tentang hak dan kewajiban dari pegawai Unpad NonPNS. “Orientasi ini terbagi menjadi dua tahap. Kegiatan yang dilaksanakan
hari ini adalah tahap pertama,” kata Diana saat membuka kegiatan, Kamis (12/05).
Untuk calon dosen di dua kategori tersebut, kata Diana, ada kemungkinan untuk dipercepat diangkat menjadi Dosen Tetap NonPNS selama masa pemantauan apabila sudah ada rekomendasi dari tiap-tiap kepala departemen.
“Kita sudah surati tiap-tiap kepala departemen dan fakultas untuk secepatnya memberikan rekomendasi. Maksimal tiga bulan. Apabila direkomendasikan untuk dipercepat, paling cepat adalah Juni nanti,” jelas Diana.
Lebih lanjut Diana mengatakan, rekomendasi kepala departemen didasarkan atas penilaian yang dilakukan selama masa pemantauan di program studi. Karena didasarkan atas rekomendasi tersebut, ada kemungkinan tidak semua para calon akan diangkat pada Juni mendatang. Untuk itu, orientasi tahap dua mendatang dilakukan bagi para calon dosen yang telah direkomendasikan untuk diangkat.
“Dengan membagi menjadi dua tahap ini, informasi yang disampaikan mudah-mudahan akan tetap nempel dan tidak tumpah karena overload informasi,” jelasnya.
Selain itu, orientasi ini juga digelar untuk menguatkan berbagai informasi yang harus diketahui oleh calon dosen berdasarkan sumber yang valid. Diana menjelaskan, meski sebelumnya sudah banyak yang mengabdi di Unpad, banyak di antara informasi yang selama ini diketahui tidak didasarkan atas sumber yang kapabel.
Untuk itu berbagai informasi akan disampaikan melalui orientasi ini, diantaranya: penjelasan mengenai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Kepala Biro Perencanaan Badan Kepegawaian Negara Agus Sutiadi, penulisan jurnal internasional Ilmu Sosial oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad Arief Anshory, PhD., dan penulisan jurnal internasional Ilmu Eksakta oleh Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Unpad Dr. Ayi Bahtiar.
Sementara materi yang akan disampaikan pada Jumat (13/05) besok ialah materi Ke-Unpad-an oleh Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Dr. Soni A. Nulhaqim, S.Sos., M.Si., serta materi dari pembicara Depu& Sumber Daya Manusia Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi, dan Direktur SDM Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.
Materi penulisan jurnal internasional ini merupakan upaya untuk mengimplementasikan Renstra Unpad 2012-2016 “Menjadi Universitas Riset dan Pelayanan Bermutu”, Diana mengatakan, dengan implementasi Renstra tersebut, aspek riset dan publikasi harus sudah melekat di tangan para dosen.
“Dengan pemberian materi ini, harapan kami nanti setelah (calon dosen tetap) diangkat, bisa langsung tancap gas,” kata Diana.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh
