[Unpad.ac.id, 25/10/2016] Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Tri Hanggono Achmad, menandatangani piagam kerja sama dengan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) di Ruang Rektor Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Selasa (25/10). Di pihak Seskoau, penandatanganan piagam dilakukan Komandan Seskoau Marsda TNI Dedy N. Komara, S.E.

Penandatanganan piagam kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari program yang telah dijalankan Seskoau dengan Unpad. Dedy mengatakan, bentuk kerja sama yang telah dilakukan yaitu penugasan belajar di Unpad bagi perwira TNI AU yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya.
“Sudah banyak perwira kami yang dibiayai dinas tugas belajar di sini, diantaranya di FISIP, Hukum, Psikologi, dan Spesialis Kedokteran,” kata Dedy.
Seskoau sendiri telah memiliki program khusus penugasan belajar lanjut bagi para perwira di Unpad. Menurut Dedy, dipilihnya Unpad sebagai pilihan penugasan ialah karena memiliki akreditasi institusi “A”.
“Sebelumnya kita sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi lain, namun untuk Unpad kita lakukan tugas belajar khusus,” jelas Dedy.
Di bidang ilmu hukum, lanjut Dedy, Unpad memiliki kekhususan kepakaran di bidang hukum udara dan ruang angkasa. Pengajaran pendidikan hukum udara dan ruang angkasa ini dipelopori Fakultas Hukum Unpad sejak 50 tahun lalu. Untuk itu, Dedy ingin melakukan penguatan terhadap cabang ilmu tersebut.
Dedy pun berharap kerja sama penugasan belajar ini dapat dilakukan di program studi lain yang ada di Unpad. Kesempatan ini terbuka bagi para perwira maupun personil lain yang ingin meningkatkan jenjang pendidikannya, baik pada tingkat Sarjana, Magister, maupun Doktor.
Menanggapi pernyataan Dedi, Rektor pun membuka kesempatan bagi perwira maupun personil TNI AU untuk melanjutkan studi di seluruh program studi yang ada di Unpad. Menurut Rektor, seluruh program studi di Unpad pada dasarnya memiliki keterkaitan dengan pengembangan TNI AU ke depan.
“Di sisi lain, kami juga mengundang teman-teman Seskoau bisa hadir di berbagai fakultas untuk memberikan gambaran terkait pertahanan udara,” kata Rektor.
Khusus penugasan belajar, Rektor menggagas sistem pembelajaran yang akan dilakukan tidak hanya terfokus di Unpad. Para personil dapat melakukan perkuliahan di markas TNI AU. Mekanisme pembelajarannya ialah personil melakukan kajian terhadap berbagai masalah yang terjadi di TNI AU untuk kemudian dicari solusinya.
Lebih lanjut Rektor mengatakan, menghadapi berbagai tantangan yang terjadi di masyarakat, sikap ketergantungan (interdependensi) sangat dibutuhkan. Melalui upaya interdependensi antara Unpad dengan Seskoau, kedua belah pihak sama-sama diharapkan dapat meningkatkan kapasitasnya.
Selain penugasan belajar, Rektor mengharapkan Seskoau menyelenggarakan workshop bersama terkait pengembangan kurikulum pembelajaran antara Unpad dengan Seskoau. Kerja sama lain yang akan dilakukan ialah pengembangan riset bersama.
Dalam acara penandatanganan tersebut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Kerja Sama Unpad, Parikesit, M.Sc., PhD., dan Dekan FISIP Unpad, Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.IP., S.Si., M.T., M.Si (Han). Sedangkan dari pihak TNI AU hadir Kepala Dinas Pendidikan TNI AU Kolonel Tek Haryono, Kepala Dinas Hukum TNI AU, dan sejumlah pejabat di lingkungan Seskoau.
Dalam pertemuan tersebut juga ditandatangani Perjanjian Kerja Sama antara FISIP Unpad oleh Dr. Widya Setiabudi dengan Seskoau oleh Marsda Dedy. Perjanjian kerja sama ini berisi tentang implementasi penugasan belajar perwira dan personil TNI AU pada prodi Magister Studi Keamanan dan prodi Hubungan Internasional FISIP Unpad.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh



