Tiga Mahasiswa Unpad Raih Juara Dua Lomba Karya Tulis Ilmiah di IPB

Left to right: Eka Dwi Kusumawati, Hendi Kuswendi, Evania Suridar Ismuri, three students at Padjadjaran University won second place in the National Scientific Writing Competition (LKTIN) at the “2018 Field Day” event held by the Agronomy Student Association of Bogor Agricultural University, Dramaga, Bogor last 27 to 29 September 2018. *

[unpad.ac.id, 3/10/2018] Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran meraih juara dua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional  (LKTIN) di ajang “Field Day 2018” yang digelar Himpunan Mahasiswa Agronomi Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Bogor, 27 – 29 September lalu.

Kiri ke kanan: Eka Dwi Kusumawati, Hendi Kuswendi, Evania Suridar Ismuri, tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran meraih juara dua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional  (LKTIN) di ajang “Field Day 2018” yang digelar Himpunan Mahasiswa Agronomi Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Bogor, 27 – 29 September lalu.*

Tiga mahasiswa tersebut, Hendi Kuswendi (Teknologi Pangan), Eka Dwi Kusumawati (Teknologi Pangan), dan Evania Suridar Ismuri (Agroteknologi) membuat karya ilmiha bertema “Peningkatan Peran Umbi-umbian Menuju Kemandirian Pangan Indonesia”.

Dalam rilis yang diterima Humas Unpad, tiga mahasiswa Unpad menawarkan produk pangan hasil inovasi dari ubi cilembu, produk pangan lokal khas Sumedang. Inovasi yang dinamakan “Fermented Tuberdrink” ini merupakan produk minuman hasil fermentasi ubi cilembu. Selain memiliki rasa yang unik, minuman ini memiliki efek fungsional bagi tubuh.

Pengembangan minuman fermentasi ubi cilembu ini merupakan pertama dilakukan. Proses pembuatan diawali dengan pemilahan berdasarkan mutu (sortasi), pencucian, pemotongan ubi, pengukusan (blansing), hingga pembuatan jus ubi.

Selanjutnya, produk dilakukan pasteurisasi untuk membunuh mikroorganisme yang tidak dibutuhkan. Tim kemudian menambahkan susu skim bubuk, sukrosa, serta starter Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus bulgaricus. Minuman kemudian dilakukan fermentasi pada suhu 37 derajat Celcius selama 24 jam.

Produk “Fermented Tuberdrink” ini kaya dengan serat sebagai sumber probiotik dan mengandung bakteri yang baik bagi kesehatan pencernaan. Dua manfaat ini meningkatkan potensi produk menjadi minuman sinbiotik dengan rasa yang khas.

Proses pembuatan minuman ini tergolong sederhana. Hal ini mendorong para juri memilih “Fermented Tuberdrink” menjadi juara kedua di ajang LKTIN ini. Adapun juara pertama dalam lomba ini diraih oleh tim Universitas Sebelas Maret, sedangkan juara ketiga diraih tim Institut Pertanian Bogor.*

Rilis/am

 

Share this: