Rilis: Juan Veron Suherlan

[unpad.ac.id, 2/11/2020] Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret lalu praktis membuat sistem pembelajaran tatap muka di perguruan tinggi diubah menggunakan metode daring. Sejumlah mata kuliah pun mengalami penyesuaian.
Salah satu mata kuliah yang mengalami penyesuaian adalah Olahraga, Kewirausahaan, dan Kesenian (OKK). OKK merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa baru Universitas Padjadjaran.
Di tengah pandemi Covid-19, matkul OKK mengambil modul pembelajaran dengan konsep “Active Citizen” atau warga negara yang aktif . Dengan konsep tersebut, diharapkan mahasiswa bisa menjadi bagian dari warga negara yang aktif yang dimulai dari mengenal diri sendiri, mengenal orang sekitar, hingga mengenal lingkungannya.
[irp]
Konsep “Active Citizen” diterapkan dalam berbagai program. Salah satunya adalah program yang digagas kelompok OKK 103. Kelompok tersebut membuat proyek podcast “Forum Radio”, sesuai dengan petunjuk pembelajaran “Active Citizen” pada platform padlet.
Dosen pembimbing matkul OKK Unpad Rudiana, M.Si., menjelaskan, salah satu materi pada modul pembelajaran OKK tahun ini adalah forum radio yang bertujuan menyelesaikan konflik internal yang bisa terjadi dalam sebuah organisasi atau kepanitiaan secara bijak.
Materi ini yang menginspirasi kelompok OKK 103 mengembangkan proyek podcast tersebut.
“Harapan saya, dengan adanya proyek forum radio dalam bentuk podcast ini bisa mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam berkarya, serta menjadi modal dasar ketika nanti mahasiswa menjalani proses perkuliahan yang sesungguhnya, bisa bijak dalam mengatasi setiap konflik yang terjadi,” kata Rudi.
Fasilitator OKK 103 Rivaldi Dwi Perwira mengatakan, podcast forum radio ini bisa didengar pada akun Instagram @birojodohokk103.
[irp]
Seluruh konten podcast diangkat berdasarkan permasalahan atau kondisi sosial yang terjadi di lingkungan sosial. Mulai dari suka duka pembelajaran daring, komentar netizen, sampai dengan persoalan kesetaraan gender.
“Podcast ini dibawakan secara ringan dan santai, namun tetap ada pesan moral yang hendak disampaikan kepada semua pendengarnya,” kata Rivaldi.(arm)*
