Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal

Gelar Lulusan
Spesialis Kedokteran Forensik (Sp.K.F.)
Akreditasi
Unggul (LAM-PTKes)
Durasi Studi
7 Semester
Lokasi Kampus
Bandung

Program Pendidikan spesialis forensik telah tercatat dalam Buku Panduan Universitas Padjadjaran sejak 1980 sesuai dengan SK Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 076/U/1980. Selanjutnya Bagian Forensik FK Unpad RSHS dikenal sebagai pusat pendidikan dan pusat rujukan Kedokteran Forensik di Jawa Barat. Saat ini program studi ini telah meraih akreditasi Unggul pada tahun 2024. Lama studi yang ditempuh adalah 7 semester dengan total 77 SKS dengan sistem Outcome Base Education. Program sutid telah melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit jejaring seperti Rumah Rumah Sakit Abdul Muluk (Lampung), Rumah Sakit Sanglah (Denpasar), Rumah Sakit Gunung Jati (cirebon). Untuk mendukung kegiatan akdemik, program studi ini menyediakan ruang untuk peserta didik utuk mengembangkan kemampuan non-akademik melalui kegiatan ekstrakulikuler untuk pengembangan soft skills

Keunggulan

Berdasarkan kurikulum terbaru, PS KFSM memiliki beberapa course dan modul unggulan dalam kerangka mendukung CPL yang selaras dengan Visi Misi PS, yaitu:

Course Forensik Dasar modul History and Duties of Forensic Medicine, yang pada dasarnya memperkenalkan Peserta Didik pada konsep pelayanan kedokteran forensik yang berkembang dari masa ke masa, baik di masa lalu dan prospeknya di masa depan, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Modul ini mendorong Peserta Didik melakukan perbandingan antara pelayanan Kedokteran Forensik di negara maju maupun negara berkembang, dan bagaimana harus dikembangkan di Indonesia.

Course Evidence-Based Forensic Medicine merupakan course unggulan pada PS KFSM FK Unpad yang mendorong peningkatan kesadaran bagi Peserta Didik tentang kebtruhan kolaborasi interdisiplin dalam pelayanan Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal serta keterkaitan erat kedokteran forensik dengan aspek Kesehatan Masyarakat. Upaya pelaksanaan program unggulan ini tercermin dari perekrutan dosen luar biasa yang memiliki keahlian bidang epidemiologi forensik dan metodologi penelitian (Dr. dr. Putri Dianita Ika Meilia, Sp.F.M., MCRM, Ph.D.).

Course Histopatologi ditempatkan PS sebagai salah satu unggulan karena dinilai bahwa di tingkat global histopatologi masih menjadi core kedokteran forensik, dan lulusan harus menyadari sejauh mana kompatibilitasnya dengan dokter ahli forensik dari negara maju. Course ini diampu oleh Dosen Tetap di PS KFSM yang memiliki keahlian Histopatologi Forensik (dr. Nita Novita, Sp.PA). Selain itu, Peserta Didik tetap harus melaksanakan stase di PS Patologi Anatomi.

Course Paternity Dispute adalah salah satu course yang diunggulkan karena adanya pelayanan Tes DNA Paternitas dengan jumlah kasus yang cukup banyak dan bervariasi. Kompetensi penatalaksanaan kasus (asesmen kasus, informed consent, pengambilan spesimen, chain of custody, hingga penyampaian hasil Tes kepada klien dapat dipelajari dengan leluasa oleh Peserta Didik. Course ini diawali dengan pendalaman Dasar Biologi Molekuler sebelum masuk ke dalam subyek Tes DNA Paternitas. Course diampu oleh Dosen Tetap dengan kualifikasi subspesialis sero-biomolekuler (Prof. Dr. Yoni Syukriani, Sp.FM.Subsp.SBM).

Kompetensi Lulusan

Lulusan Program Studi Spesialis 1 Kedokteran Forensik dan Studi Medikoleg Unpad memiliki kompetensi dalam melakukan identifikasi, investigasi, dan analisis medis terkait kasus hukum. Mereka terampil dalam melakukan otopsi, mengumpulkan bukti medis, serta menganalisis cedera dan penyebab kematian untuk kepentingan penyelidikan forensik. Lulusan ini juga mampu memberikan laporan medis yang akurat untuk digunakan dalam proses hukum, serta memberikan kesaksian ahli di pengadilan. Dengan pengetahuan mendalam tentang aspek medis dan hukum, mereka siap berkontribusi dalam institusi penegakan hukum, rumah sakit forensik, serta riset terkait kedokteran forensik dan studi medikoleg.

Email: kaprodi.forensik.sp1@unpad.ac.id

Share this: