Radiologi

Gelar Lulusan
Spesialis Radiologi (Sp.Rad.)
Akreditasi
Unggul (LAM-PTKes)
Durasi Studi
8 Semester
Lokasi Kampus
Bandung

Program Studi Spesialis Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad) telah berjalan sejak tahun 1961 dan ditetapkan secara resmi sebagai program studi di dalam tata kelola Universitas Padjadjaran pada tahun 1980. Perjalanan Program Studi yang telah demikian lama, dinamika sistem dan regulasi pendidikan spesialis ilmu radiologi di Indonesia serta percabangan ilmu radiologi telah menempatkan PS Spesialis Radiologi FK Unpad sebagai salah satu Program Studi dengan akreditasi unggul di Indonesia.

Dengan perjalanan sejarah panjangnya dan posisi Program Studi di Jawa Barat serta terbentuknya Sistem Kesehatan Akademik (Academic Health System) FK Unpad, maka visi, misi, tujuan, dan strategi PS Spesialis Radiologi ditetapkan melalui mekanisme pelibatan seluruh pemangku kepentingan dan diselaraskan dengan visi utama Unpad, FK Unpad dan RS Pendidikan Utama, RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung (RSHS). Visi dan misi Program Studi akan selalu ditinjau ulang setiap 5 tahun untuk menyelaraskan dengan Rencana Strategis Unpad, FK Unpad dan RSHS.

Visi PS Spesialis Radiologi FK Unpad adalah Menjadi Program Studi Ilmu Radiologi yang menempatkan keunggulan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian masyarakat dalam bidang ilmu Radiologi, sehingga mendukung fakultas kedokteran Unpad termasuk dalam peringkat 500 besar dunia pada tahun 2024.

Keunggulan

  • Didukung oleh staf pengajar yang kompeten.
  • Jumlah kasus pasien yang memadai untuk menunjang pendidikan dengan model kasus yang bervariasi.
  • Adanya kerjasama dengan institusi pendidikan baik didalam dan diluar negeri untuk pengembangan bidang pendidikan dan teknologi informasi.
  • Adanya fasilitas penunjang pendidikan yang memadai, antara lain mesin pemeriksaan Xray Konvensional, Mammografi, USG, CT Scan, Angiografi dan MRI 1,5 dan 3 Tesla.

Kompetensi Lulusan

Lulusan Program Studi Spesialis 1 Radiologi Unpad memiliki kompetensi dalam mendiagnosis penyakit menggunakan teknik pencitraan medis, seperti radiografi, CT scan, MRI, dan ultrasonografi. Mereka terampil dalam membaca dan menginterpretasi hasil pencitraan untuk mendeteksi kelainan atau kondisi medis, seperti kanker, infeksi, dan gangguan muskuloskeletal. Lulusan ini juga mampu mengelola prosedur radiologi intervensional, seperti biopsi dan pengobatan dengan panduan pencitraan. Dengan pengetahuan mendalam tentang anatomi dan patologi, mereka siap berkontribusi dalam rumah sakit, klinik, serta riset untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan pengelolaan terapi berbasis pencitraan medis.

Share this: