Alumni Faperta Unpad Angkatan 1988 Lakukan Penanaman 1000 Pohon di Lahan Unpad Jatinangor

[Unpad.ac.id, 05/04/2013] Sebagai wujud kepedulian dan cinta terhadap almamater, para alumni Angkatan 1988 Fakultas Pertanian (Faperta) Unpad menggelar penanaman 1000 pohon di area lahan Unpad Jatinangor dan Arjasari, Banjaran, Kamis (4/04) kemarin.

Logo Unpad*

Menurut Kepala PDP Unpad, Dr. Rija Sudirja, penanaman pohon merupakan kali kedua yang dilakukan oleh alumni Faperta Unpad tersebut. Kegiatan penanaman pertama telah dilakukan di Kawasan Bandung Utara yang bertajuk “Penghijauan Kawasan Bandung Utara”.

“Bidikan kegiatan kedua yaitu area Kampus Unpad Jatinangor. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya gejala erosi sedimentasi yang cukup tinggi di kampus Unpad Jatinangor,” ujar Rija.

Berangkat dari kenyataan tersebut, sebanyak 1000 bibit pohon siap ditanam di kawasan kampus Unpad, terutama di kawasan Dusun Ciparanje yang memiliki tingkat sedimentasi yang tinggi. Menurut Rija, jenis bibit pohon tersebut merupakan jenis pohon kayu-kayuan yang meliputi mahoni, alpukat, rambutan, durian, sukun, dan aren. Jenis pohon tersebut banyak memiliki manfaat dan cocok ditanam di lahan Unpad yang memiliki ketinggian sekitar 500-700 meter di atas permukaan laut.

Untuk bibit pohon aren diperoleh dari bantuan Badan Pengelola Waduk Ciratra (BPWC). Sebanyak 650 bibit pohon aren telah disalurkan oleh BPWC dan saat ini tengah diteliti oleh mahasiswa dari Faperta Unpad.  “Insya Allah sebulan ke depan, pohon aren tersebut siap ditanam di Unpad,” tambah Rija.

Penanaman bibit pohon dilakukan secara bertahap, yakni sekitar 200 pohon per minggunya. Penanaman tersebut dilakukan oleh mahasiswa dari Faperta Unpad. Menurut Rija, ke depan akan dilakukan perawatan agar pohon-pohon yang ditanam dapat terus tumbuh.

Rija berharap kegiatan penanaman pohon tersebut dapat ikut serta dalam menghijaukan kampus Unpad. “Kami berharap penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat bagi hijaunya kampus Unpad dan mencegah sedimentasi lanjutan,” jelasnya.

Laporan oleh: Maulana / art*

Share this: