Berbagai Kuliah Umum Warnai Kegiatan PMB Tingkat Fakultas

Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia (kiri) saat menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya Tahun Akademik 2013/2014. (Foto: Tedi Yusup)

[Unpad.ac.id, 22/08/2013] Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya Tahun Akademik 2013/2014. Kuliah umum tersebut disampaikan pada Sidang Terbuka Senat Fakultas Ilmu Budaya Unpad (FIB), Kamis (22/08) di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ) Kampus FIB Unpad Jatinangor.

Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia (kiri) saat menyampaikan kuliah umum di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Budaya Tahun Akademik 2013/2014. (Foto: Tedi Yusup)

Kuliah umum bertajuk “Internasionalisasi Kebudayaan Sunda” tersebut mengajak para mahasiswa baru FIB Unpad untuk mengenal kembali eksistensi kebudayaan daerah, salah satunya Kebudayaan Sunda.

“Berbicara tentang budaya, pada hakikatnya adalah perilaku yang terstruktur dan merupakan penciri masyarakat, baik dari cara berpikir, cara berkehendak, maupun hasil karya dari apa yang dilakukan oleh masyarakat tersebut,” ungkap Rektor.

Salah satu aspek yang menjadi ciri adalah pemakaian bahasa daerah. Kondisi yang ada, bahasa daerah semakin ditinggalkan. Di Jawa Barat sendiri, para orang tua sudah jarang menggunakan bahasa Sunda kepada anak-anaknya sehingga bisa diramalkan bahwa bahasa Sunda akan lenyap di Indonesia sekitar 50 – 100 tahun mendatang.

“Di dalam bahasa daerah itu tercermin nilai-nilai budaya dan pola pikir masyarakat penggunanya,” terang Rektor.

Lanjut Rektor, perilaku ini pun tercermin dari sikap masyarakat Sunda. Selama ini, masyarakat Sunda dikenal ramah dan murah senyum. Sayangnya, saat ini budaya tersebut sudah mulai memudar. “Sekarang ini saling menyapa saja tidak pernah apabila bertemu dengan orang Sunda lainnya,” kata Rektor.

Untuk kembali menghidupkan kebudayaan tersebut dapat dilakukan dengan beragam cara, salah satunya ialah internasionalisasi. Menurut Rektor, beragam jenis kesenian, folklor, atau tradisi kebudayaan lainnya bisa dikenalkan ke dunia salah satunya dengan cara menerjemahkan ke dalam bahasa asing.

“Di Sunda sendiri banyak sekali hal yang bisa kita translate-kan. Misalnya cerita Si Kabayan diterjemahkan ke dalam bahasa Arab atau Rusia. Kita tinggal mengumpulkan sumber-sumber folklor yang ada lalu kita terjemahkan dan publikasikan. Itu sudah bagian dari internasionalisasi kebudayaan Sunda,” papar Rektor.

Namun, beragam cara untuk internasionalisasi pada hakikatnya tidak akan lepas dari kesadaran awal masyarakat untuk menjaga kebudayaan daerahnya.

“Kita tidak memilih dilahirkan di daerah mana. Dimanapun kita berada, kita berkewajiban untuk mensyukuri, menjaga, dan mengembangkan kebudayaan aslinya serta kita jadikan sebuah potensi untuk bisa diinternasionalisasikan,” kata Rektor.

Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI Drs. Hadi Poernomo, Ak., mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa baru FISIP Unpad. (Foto: Tedi Yusup)

Sementara itu di waktu yang sama, Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI Drs. Hadi Poernomo, Ak., pun mengisi kuliah umum di hadapan mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad. Dalam kesempatan tersebut, Hadi mempresentasikan profil BPK sebagai lembaga setingkat Presiden yang memiliki kewenangan untuk memeriksa keuangan negara.

“Ada 3 nilai dasar yang diemban BPK, yaitu Independensi, Integritas, dan Profesionalisme,” ujar Hadi.

BPK pun berperan aktif dalam memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Agar tidak terjerumus ke dalam praktik KKN, Hadi pun mengajak para mahasiswa baru untuk selalu memonitoring diri.

“KKN itu terjadi karena ada kesempatan dan niat. Kesempatan dan niat itu akan hilang apabila ada monitoring diri yang kuat, yaitu dengan cara mengikuti aturan hukum, sinergis, dan konsisten menjauhi praktik korupsi,” ujarnya.

Kegiatan Kuliah Umum untuk mahasiswa baru ini juga digelar di hampir setiap fakultas pada hari pertama pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru tingkat fakultas. Beberapa diantaranya mengundang berbagai tokoh,khususnya yang terkait dalam bidang ilmu fakultas masing-masing . Tidak hanya itu, beberapa fakultas juga mengundang alumninya untuk berbagi pengalaman selama kuliah dan memberi motivasi kepada adik-adik juniornya.*

Laporan oleh Arief Maulana/mar

Share this: