[Unpad.ac.id, 11/09/2013] Memperingati Dies Natalis ke-56, Unpad memberikan sejumlah anugerah penghargaan kepada tokoh, lembaga, dan civitas akademika Unpad yang dinilai berjasa dalam peningkatan kualitas pendidikan, budaya, serta kemajuan Unpad. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia saat Sidang Terbuka Senat Unpad pada Dies Natalis ke-56, Rabu (11/09) di Aula Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwakoesoemasoemantri, Bandung.

Ada beberapa anugerah penghargaan yang diberikan oleh Unpad, yaitu Anugerah Padjadjaran Utama, Anugerah Mahaguru, Anugerah Rumawat Padjadjaran, Satya Karya Bahkti Padjadjaran, serta Satya Karya Adi Siswa Padjadjaran. Selain itu, penghargaan Satya Karya Bhakti Kelas I, Satya Karya Bhakti Kelas II, Satya Karya Purnabakti, Satya Karya Jasabhakti juga diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan di Unpad.
Adapun untuk Anugerah Padjadjaran Utama diberikan kepada Menteri BUMN RI, Dr. (HC) Dahlan Iskan. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi yang tinggi terhadap negara Indonesia, khususnya dalam mendorong kerja sama perguruan tinggi dengan BUMN.
“Atas fasilitasi Dahlan Iskan, Unpad pun diberikan penugasan untuk terlibat dalam pengembangan penelitian bahan baku obat seperti Paracetamol, Albumin, dan Bahan Eksipien, bekerja sama dengan PT. Kimia Farma, PT. Indofarma, dan PT. Biofarma,” ujar Rektor dalam pidatonya.
Dahlan pun mengapresiasi pemberian penghargaan tersebut. Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut akan terus memotivasinya untuk meningkatkanya kinerjanya. “Tentunya, ini akan terus meningkatkan motivasi saya untuk terus meningkatkan kinerja saya. Banyak sekali di Unpad juga di Indonesia, beberapa teknologi hasil para dosen dan peneliti yang bisa meningkatkan kualitas teknologi bangsa,” ujarnya.
Anugerah Padjadjaran Utama juga diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Anugerah tersebut diberikan kepada Aher atas upayanya dalam mendorong pembangunan SDM di Jawa Barat, terutama dalam ketersediaan SDM kesehatan melalui program 1000 bidan.
Untuk Anugerah Mahaguru diberikan kepada Prof. Dr. Nurhalim Shahib melalui upaya konsistennya dalam melakukan penelitian kesehatan yang berorientasi kepada HAKI serta publikasinya dalam jurnal Internasional.
Adapun untuk Anugerah Rumawat Padjadjaran, Unpad memberikan penghargaan tersebut kepada Majalah Mangle dan Wahyu Wibisana. Diberikan langsung kepada Direktur Utama Majalah Mangle, drs. Oejang Darodjatoen, penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya yang konsisten untuk meneribitkan majalah berbahasa Sunda sejak tahun 1957.
“Kami juga memberikan Anugerah Rumawat kepada Bapak Wahyu Wibisana, atas kiprahnya di dalam dunia ‘kasundaan’, melalui pemikiran dan berbagai karyanya seperti sajak, carpon, dan gending karesmen,” ujar Rektor.
Untuk penghargaan “Satya Bhakti Padjadjaran” diberikan kepada (alm) Prof. Dr. Sulaeman Tirtawijaya, yang semasa hidupnya dikenal sebagai tokoh peneliti utama “Citrus Vein Ploem Digeneration (CVPD)”. Selain itu, Unpad juga memberikan “Satya Karya Adi Siswa Padjadjaran” kepada mahasiswa Unpad yang berprestasi dan mengharumkan nama Unpad.
Adapun nama mahasiswa peraih penghargaan tersebut adalah Brata Kusuma Santoso (FEB), Ajanti Parwito (FISIP), Yanti Silviana (FISIP), Ayu Tri Lestari Utami (FISIP), dan Muhammad Taufiq Sunyoto (FIB).
Untuk penghargaan selanjutnya, sebanyak 270 orang menerima Satya Karya Bhakti Kelas I, 124 orang menerima Satya Karya Bhakti Kelas II, 80 orang menerima Satya Karya Purnabhakti, dan 9 orang menerima Satya Karya Jasabhakti.
Dalam kesempatan tersebut, Unpad juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Hijau Lestari. Kerja sama tersebut akan berfokus pada pengembangan ternak dan hutan di lingkungan kampus Unpad.*
Laporan oleh Arief Maulana/mar
