Besok, Saksikan Pagelaran Paduan Wayang dan Keroncong di Bale Rumawat Unpad

Simulasi pertunjukan Wayang Keroncong oleh Behindtheactors pada acara Jumpa pers di Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Sabtu (26/04) kemarin. (Foto oleh Artanti H)*

[Unpad.ac.id, 28/04/2014] Selasa (29/04) besok, Unpad akan menggelar Pidangan Seni Budaya Rumawat Padjadjaran ke-69 berupa pagelaran dan diskusi wayang kontemporer. Acara tersebut akan mementaskan pertunjukan Wayang Keroncong oleh Behindtheactors dengan judul “Kumbakarna Pejah”. Acara diselenggarakan di Bale Rumawat Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung.

Simulasi pertunjukan Wayang Keroncong oleh Behindtheactors pada acara Jumpa pers di Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Sabtu (26/04) kemarin. (Foto oleh Artanti H)*
Simulasi pertunjukan Wayang Keroncong oleh Behindtheactors pada acara Jumpa pers di Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Sabtu (26/04) kemarin. (Foto oleh Artanti H)*

Acara ini akan diselenggarakan dalam tiga rangkaian kegiatan. Selain pertunjukkan Wayang Keroncong, juga akan digelar workshop dan seminar wayang kontemporer. “Dengan digelarnya acara ini kita mencoba mencari tahu perkembangan wayang sudah sejauh mana,” ungkap Ayi Deni, yang akrab disapa Abo, dari Tim Kesenian Unpad pada acara Jumpa Pers yang dilaksanakan di Executive Lounge, kampus Unpad, Bandung, Sabtu (26/04).

Workshop akan dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB oleh M. Tavip Lampung (Dalang Wayang Tavip) dan diikuti oleh sejumlah siswa SMA. Pada malam harinya, selepas pertunjukan Wayang Keroncong akan diselenggarakan seminar dengan menghadirkan Kanjeng Raden Tumenggung Gaura Mancacaritadipura (Staf Ahli Wamen Bidang Pendidikan Kemendikbud), Sujiwotejo (Budayawan), Apep A.S. Hudaya,. S.Sos (Dalang Wayang Golek),  dan M. Tavip Lampung (Dalang Wayang Tavip).

“Acara ini memberikan satu sinyal yang membaca perkembangan wayang itu sendiri. Menurut saya, wayang adalah karakter asli teater Indonesia,” tutur Asep Budiman dari Behindtheactors yang juga bertindak sebagai sutradara pada pertunjukan ini.

Wayang Keroncong sendiri merupakan satu bentuk inovasi pertunjukkan wayang. Dalam Wayang Keroncong, dipadukan antara pertunjukkan wayang, teater, seni tari, dan musik keroncong. “Jadi ini adalah wayang yang diiringi musik keroncong. Keroncong kan musik asli pribumi dan bisa mendunia,” tutur Asep.

Pidangan Seni Budaya Rumawat Padjadjaran sendiri merupakan acara yang rutin digelar (minimal 1 bulan sekali) oleh Unpad bekerja sama dengan Bank BJB. Sejak bulan Desember 2008, telah digelar puluhan kegiatan, diantaranya berupa pertunjukan, diskusi budaya, penerbitan buku seni budaya, pemutaran film dokumenter, pasanggiri, dan produksi lagu-lagu Sunda.

Program Pidangan Seni Budaya Rumawat Padjadjaran tidak hanya berkutat pada pelestarian dan pendokumentasian kesenian tradisional saja, namun lebih mengedepankan pengembangan melalui pengemasan agar sebuah pertunjukan bernilai apresiatif, faktual, dan aktual.*

Laporan oleh: Artanti Hendriyana /  eh *

 

Share this: