Rektor Unpad, “Lulusan Perguruan Tinggi Harus Kreatif dan Produktif”

Suasana prosesi Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2014/2015 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Selasa (3/02). (Foto oleh: Humas Unpad)

[Unpad.ac.id, 3/02/2015] Melalui bangku kuliah, para sarjana pada dasarnya telah dibekali dengan kemampuan di bidang ilmu masing-masing, dan juga kemampuan sintesa. Langkah berikutnya yang harus dikembangkan oleh masing-masing individu adalah pola pikir kreasi, yaitu kemampuan menggabungkan berbagai ide menjadi satu gagasan atau produk yang kreatif dan produktif.

Suasana prosesi Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2014/2015 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Selasa (3/02). (Foto oleh: Humas Unpad)
Suasana prosesi Wisuda Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2014/2015 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Selasa (3/02). (Foto oleh: Tedi Yusup)

“Karena itu, apapun bidang ilmunya, apapun bidang pekerjaannya, tingkat kesuksesan hidupnya akan ditentukan oleh sampai sejauh mana kreatifitasnya,” tutur Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia saat menyampaikan pidatonya pada prosesi Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2014/2015, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (3/02).

Rektor menambahkan, kreatifitas itu diperlukan, bukan hanya untuk menciptakan kerja, tetapi juga pada saat bekerja. Terjadinya pengangguran sarjana, sebagai insan-insan yang telah diberikan bekal ilmu pengetahuan oleh almamaternya menunjukkan bahwa sesungguhnya orang-orang tersebut kurang mempunyai kreatifitas. Padahal kesempatan terbuka lebar, terutama apabila mau menjadi wirausaha.

“Ke depan, kuliah-kuliah dan latihan-latihan untuk membangun kreatifitas yang berbasis bidang ilmu masing-masing akan lebih digalakkan lagi,” ujar Rektor.

Selain kreatifitas, keberhasilan di dunia kerja juga akan ditentukan oleh sejauh mana kita mempunyai integritas kepada pekerjaan dan tempat dimana kita bekerja. Banyak orang yang pekerjaannya tidak dilaksanakan dengan fokus dan kualitas. Padahal untuk bekerja, dibutuhkan ketekunan, disiplin, semangat, dan kegigihan.

Menurut Rektor, Banyak orang yang tidak berhasil di dalam dunia kerja, karena kurang memiliki fighting spirit. Dalam pandangan seorang Psikolog, Mc. Gregor, kondisi ini disebut sebagai teori “X”, yaitu teori yang menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk memajukan organisasi, namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi.

“Perilaku dari teori “X” ini hanya akan menghasilkan orang-orang yang tertinggal. Padahal tantangan dan persaingan kedepan semakin berat. Misalnya saja persaingan di dalam dunia kerja setelah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun ini,” tutur Rektor.

2015 02 03 wisuda unpad 02 hires2015 02 03 wisuda unpad 01 hires2015 02 03 wisuda unpad 10 hiresSelain itu, hal lain yang harus menjadi penciri lulusan perguruan tinggi khususnya Unpad adalah kejujuran. Oleh karena itu, Rektor pun berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik Unpad.

Pada kesempatan tersebut, Rektor secara khusus mengucapkan selamat kepada para wisudawan terbaik di masing-masing strata, serta wisudawan yang mendapat predikat lulusan termuda dan tertua pada wisuda gelombang II kali ini.

Adapun wisudawan terbaik adalah Isran Noor dari Bidang Ilmu Administrasi (Doktor), Priatna dari Program Studi Teknik Geologi (Magister), Fennisa Wibisono dari Program Studi Ilmu Patologi Anatomi (Spesialis), Suratno dari Program Studi Profesi Akuntan (Profesi), Cyntia Kurniawan dari Program Studi Kedokteran (Sarjana), Marshela Andriani dari Program Studi Teknik Informatika (Diploma).

Sementara itu, wisudawan termuda adalah Stella Valencia dari Program Studi Kedokteran dengan usia 19 tahun, 10 bulan, 19 hari, dan wisudawan tertua adalah Isa Mansyur dari Program Studi Ilmu Kimia dengan usia 65 tahun, 7 bulan, 2 hari.

Pada pelaksanaan wisuda kali ini, Rektor melantik 2.223 wisudawan yang terdiri dari lulusan Program Diploma, Sarjana, Pendidikan Spesialis dan Profesi, serta Pascasarjana. Pelaksanaan wisuda sendiri dibagi dalam lima sesi, yang digelar mulai hari ini hingga Kamis (5/02) mendatang. *

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

Share this: