[Unpad.ac.id, 19/07/2015] Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bukan hanya mengharap limpahan pahala dari Allah Swt, namun juga bertujuan mentransformasikan seorang mukmin menjadi muttaqin. Demikian disampaikan Rektor Unpad, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., saat menyampaikan ceramah dan imam Shalat Idul Fitri 1436 H, Jumat (17/07) di Lapangan Parkir Utara Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35, Bandung.

Dalam ceramah berjudul “Ramadan Bulan Transformasi Sosial”, Rektor menyampaikan selama Ramadan manusia diikat dengan berbagai ibadah wajib maupun sunah selama 24 jam. Aktivitas baik yang dijalankan di bulan ini pun dapat dikategorikan sebagai ibadah.
“Betapa tingginya intensitas ibadah kita di bulan Ramadan sehingga menjadi fasilitas bagi kita untuk dapat lebih dekat lagi kepada Sang Pencipta yang membuka peluang bagi kita untuk dapat memperoleh apa yang kita mohonkan kepadaNya,” papar Rektor.
Dengan tingginya intensitas ibadah di bulan Ramadan, ada beberapa ganjaran yang akan diterima seorang Mukmin. Selain dilipatgandakan pahala, ada jaminan terkabulkannya berbagai doa yang dipanjatkan seorang Mukmin kepada Allah.
Lebih lanjut Rektor menuturkan, berbagai hasil transformatif yang diperoleh dari hasil menjalankan ibadah di bulan Ramadan ialah berupa pembentukan individu yang semakin bertakwa. Harapannya, dengan transformatif Ramadan ini dapat mewujudkan masyarakat madani yang bertakwa.
“Wujud dari transformasi ini adalah energi besar yang kita miliki untuk mengisi bulan-bulan berikutnya dalam kehidupan ini sehingga lebih produktif dan akan menjadi tolok ukur bagi target transformasi berikutnya insya Allah pada Ramadan yang akan datang,” kata Rektor.*
Laporan oleh: Arief Maulana / eh



