[Unpad.ac.id, 21/11/2016] Salah satu rangkaian Ekspedisi Nemangkawi 2016 yang dilakukan UKM Pecinta Alam Palawa Universitas Padjadjaran mulai bertolak menuju Desa Suanggama, Provinsi Papua, Jumat (18/11) lalu. Di desa ini, tim akan melakukan penelitian terkait penghambat proses literasi di desa yang dekat dengan jalur pendakian menuju Puncak Nemangkawi (Cartenz Pyramid) tersebut.
Dalam rilis yang diterima Humas Unpad, sebagai lokasi yang dekat dengan jalur pendakian kelas dunia, desa ini menjadi lokasi strategis kunjungan pendaki lokal maupun mancanegara. Namun, nilai strategis ini tidak didukung oleh kemampuan literasi masyarakatnya.
Hal ini diperkuat dengan data yang menujukkan angka buta huruf di Provinsi Papua pada 2013 berada di kisaran 32,69%. Oleh karena itu, tim merasa perlu melakukan penelitian terkait faktor apa yang menghambat proses literasi, khususnya pada kemampuan membaca masyarakat di Desa Suanggama dilihat dari aspek sosial psikologisnya.
Adapun tim peneliti yang berangkat terdiri dari Rizki Mulia P. (Fakultas Psikologi), Anisa Asri Sundoro (Fakultas Psikologi), Syarif Nur (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), dan Maria Teresa Erika (Fakultas Teknologi Industri Pertanian). Penelitian akan berlangsung hingga 2 Desember mendatang.
Selama 2 pekan tinggal di tengah-tengah kehidupan masyarakat Desa Suanggama, tim peneliti akan mencoba memahami berbagai faktor penghambat literasi dari aspek sosial seperti sumber daya manusia (orang tua, guru, dan kepala suku), infrastruktur, dan budaya. Sedangkan dari aspek psikologi akan ditinjau bagaimana kesiapan anak usia sekolah dasar dalam belajar membaca.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara yang ditelaah dari segi psikologi dan sosial. Hasil penelitian ini diharapkan bisa mendorong pengembangan pendidikan alternatif bagi masyarakat adat Desa Suanggama dalam menghadapi perubahan tanpa meninggalkan tradisi dan budaya yang diyakininya.
Pada tahap persiapan, tim sendiri telah melakukan simulasi pengambilan data di Desa Sukarame, Kabupaten Bandung dan uji coba alat ukur kesiapan membaca pada anak usia sekolah dasar di SDN Sinarjati, Kabupaten Sumedang. Simulasi ini dilakukan guna memberikan gambaran mengenai metode dan alat ukur dalam penelitian yang dilakukan di Desa Suanggama.
Penelitian ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan eskpedisi pendakian Gunung Nemangkawi (Carstenz Pyramid) yang mengusung konsep zero waste mountaineering (pendakian minim sampah). Tim peneliti berangkat terlebih dahulu dan tim pendaki akan berangkat di waktu yang berbeda.*
Rilis oleh: UKM Palawa Unpad/am
