FTIP Unpad Terlibat Aktif dalam Program Wirausaha Baru Jabar 2016

(Foto oleh: Dadan T.)*

[Unpad.ac.id, 15/12/2016] Universitas Padjadjaran melalui Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) turut berpartisipasi dalam program Wirausaha Baru Jawa Barat 2016. Program ini bertujuan mengejar target pencapaian wirausaha di Jawa Barat sebesar 2% dari jumlah masyarakatnya. Saat ini, jumlah wirausaha di Jawa Barat masih berkisar sekitar 1,3%.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Denny Juanda, saat menghadiri Temu Alumni Wirausaha Baru Jabar 2016, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12). (Foto oleh: Dadan T.)*
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Denny Juanda, saat menghadiri Temu Alumni Wirausaha Baru Jabar 2016, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12). (Foto oleh: Dadan T.)*

Wakil Dekan I Unpad, Robi Andoyo, S.TP., M.Sc., PhD, mengatakan, FTIP Unpad berfokus mengembangkan aspek kewirausahaan sebagai basis kompetensi pembelajaran. Mahasiswa diharapkan bukan sekadar disiapkan sebagai pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja.

“Kita kerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk mengembangkan kewirausahaan. Diharapkan ini menjadi partisipasi universitas dalam rangka mewujudkan peningkatan kewirausahaan baru di Jawa Barat maupun Indonesia,” ujar Robi saat memberikan sambutan dalam acara Temu Alumni Wirausaha Baru Jabar 2016, di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12).

Acara tersebut digelar Dinas Perindustrian Jawa Barat bekerja sama dengan FTIP Unpad. Dalam acara tersebut, turut hadir Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Denny Juanda, Ketua Komisi 2 DPRD Jabar, Ridho Bambang Utama, Kepala Dekranasda Jabar yang juga istri Gubernur Jabar, Dr. Netty Prasetiyani Heryawan, serta sekitar 1.000 pengusaha partisipan program Wirausaha Baru 2016.

Dalam meningkatkan persentase sebesar 2%, Denny mengatakan, perlu sekitar 100.000 wirausahawan lahir di Jawa Barat. Program Wirausaha Baru ini diharapkan dapat mendongkrak jumlah wirausahawan sekaligus mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Jawa Barat.

“Program Wirausaha Baru ini juga bisa meningkatkan gerak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat ke depan,” kata Denny.

Dalam hal ini, Pemprov pun bekerja sama dengan banyak perusahaan BUMN dan swasta, termasuk diantaranya perguruan tinggi. Khusus untuk bantuan pembiayaan usaha, pihaknya bekerja sama dengan Bank Jabar Banten untuk memberikan kredit dengan bunga rendah kepada pelaku usaha. Ini diwujudkan melalui program Kredit Cinta Rakyat (KCR) dengan bunga rendah sebesar 4%.

Melalui program kredit murah ini, diharapkan menjadi solusi bagi pelaku UKM di Jabar yang kerap kebingungan dalam mencari modal untuk perkembangan usaha. “Saat ini, Pemprov telah tekankah, tidak boleh ada alasan tidak punya modal untuk usaha,” kata Denny.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Share this: