Generasi Muda Harus Waspada terhadap Berbagai Bentuk Ancaman Stabilitas Negara

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, Dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si., saat menyampaikan keynote speech dalam Forum Dialog “Penguatan Nasionalisme dan Kebangsaan pada Generasi Muda” di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12). (Foto oleh: Dadan T.)*

[Unpad.ac.id, 15/12/2016] Indonesia dari tahun ke tahun terus berupaya melakukan perbaikan di sektor ekonomi, sosial politik, pembangunan, hingga pendidikan dan kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup bangsa. Peningkatan ini tentunya perlu diparalelkan dengan peningkatan di bidang nasionalisme dan kebangsaan.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, Dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si., saat menyampaikan keynote speech dalam Forum Dialog “Penguatan Nasionalisme dan Kebangsaan pada Generasi Muda” di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12). (Foto oleh: Dadan T.)*
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, Dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si., saat menyampaikan keynote speech dalam Forum Dialog “Penguatan Nasionalisme dan Kebangsaan pada Generasi Muda” di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12). (Foto oleh: Dadan T.)*

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, Dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si. Menurut Niken, ancaman terhadap stabilitas negara datang cukup banyak, mulai dari narkoba, korupsi, terorisme, hingga ancaman penurunan rasa nasionalisme itu sendiri.

“Ini merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, maupun kalangan eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” ujar Niken saat menyampaikan keynote speech dalam Forum Dialog “Penguatan Nasionalisme dan Kebangsaan pada Generasi Muda” yang digelar Kominfo RI bekerja sama dengan Fakultas Hukum Unpad di Bale Rumawat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (15/12).

Niken mengungkapkan, generasi muda terutama mahasiswa punya peran besar dalam merawat nilai-nilai nasionalisme. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan dapat melawan berbagai pengaruh yang dinilai akan mendegradasi nilai-nilai nasionalisme.

Di hadapan peserta forum yang sebagian besar para mahasiswa FH Unpad, Niken mengharapkan peran mahasiswa Hukum dalam meluruskan berbagai pengaruh yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Ini disebabkan, Pancasila merupakan dasar dari negara Indonesia.

Niken pun menyebut, lima sila yang ada di Pancasila harus terus dikuatkan. Jika pada zaman Orde Baru lima sila ini didoktrinasi kepada masyarakat, maka pada zaman sekarang nilai-nilai ini harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

humas-unpad-2016_12_15-penguatan-nasionalisme-2-dadanPerkembangan teknologi informasi juga dinilai berperan besar dalam mengancam nasionalisme. Mantan Direktur Utama LPP RRI ini menuturkan, aktivitas masyarakat di jagad maya dinilai tidak memiliki rasa tanggung jawab.

“Kita bisa bebas mencaci maki di dunia maya, dan melakukan apa saja seolah-olah tanpa ada batasan hukum. Ini juga jadi masalah negara,” kata Niken. “Mahasiswa diharapkan juga dapat memberikan masukan dan aktif menjaga perdamaian di dunia nyata dan maya.”

Dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan pemerintah, generasi muda juga ikut berperan dalam proses pembangunan. Para generasi ini yang akan menjadi pengurus negara ke depannya. Niken mengatakan, sudah saatnya mahasiswa memiliki perhatian terhadap masalah nasionalisme dan kebangsaan. Pancasila menurutnya harus menjadi satu-satunya ideologi negara Indonesia.

Forum dialog ini juga menghadirkan pembicara Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum, Prof. Dr. Henri Subiakto, S.H., M.A., Pakar Hukum Tata Negara Unpad, Dr. Indra Perwira, dan pembicara dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI. Dialog ini dimoderatori oleh Dosen FH Unpad, Bilal Dewansyah, S.H., M.H.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh

Share this: