Hermawan Kartajaya Ajak Unpad Kembangkan Kewirausahaan

[unpad.ac.id, 26/10/2018] Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt.  dengan Presiden ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, Jumat (26/10).

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Dr. Keri Lestari, S.Si., M.Si., Apt., bersama Presiden International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Hermawan Kartajaya menandatangani Nota Kesepahaman antara Unpad dan ICSB Indonesia dalam acara kuliah umum “Entrepreneurship: The Last Mile of Creativity & Innovation” di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Bandung, Jumat (26/10). (Foto: Tedi Yusup)*

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan dalam acara kuliah umum “Entrepreneurship: The Last Mile of Creativity & Innovation” dari  Presiden ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya. Acara ini digelar atas kerja sama ICSB Indonesia, Pusat Unggulan Unpad-BUMN Center of Excellence dan PPIB-LMFE Unpad.

Dalam kesempatan tersebut, Hermawan mengajak Unpad mengembangkan kewirausahaan di Indonesia bersama ICSB. ICSB sendiri memiliki empat pilar, meliputi akademisi, peneliti, praktisi bisnis, dan pemerintah.

Ditekankan Hermawan, seorang entrepreneur harus memiliki kemandirian, di antaranya dengan tidak meminta-minta kepada pemerintah. Menurutnya, kewirausahaan semestinya dibangun dengan tidak membebani pemerintah.

“Malah harus membantu pemerintah,” kata Hermawan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah akademisi, praktisi, dan sejumlah stakeholders lain di bidang UMKM. Dr. Keri Lestari mengharapkan bahwa acara tersebut dapat menghadirkan sinergi bagi setiap stakeholders terkait, serta dapat memberikan inspirasi bagi para sivitas akademika Unpad mengenai dunia praktis, khususnya di bidang marketing saat ini.

“Kalau pemain musik itu ada istilah jam session, disini kita jam session-nya ala manajemen. Artinya, bagaimana kita menyatukan ide, memberikan inspirasi untuk teman-teman mahasiswa, sebagai salah satu pengayaan dari perkuliahan,” kata Dr. Keri.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am

Share this: