[unpad.ac.id, 27/10/2018] Tiga Calon Rektor Universitas Padjadjaran menyampaikan gagasannya dalam Sidang Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat dalam rangka Pemilihan Rektor Unpad Periode 2019-2024 yang digelar di Aula kampus Magister Manajemen Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 46, Bandung, Sabtu (27/10).

Sidang pleno terbuka ini dipimpin langsung ketua MWA Unpad Rudiantara. Penyampaian gagasan dilakukan sebelum pelaksanaan Sidang Pleno lanjutan yang dilakukan MWA Unpad untuk memilih dan menetapkan Rektor terpilih periode 2019-2024.
Secara alfabetis, tiga Calon Rektor tersebut yaitu Aldrin Herwany, PhD, Prof. Atip Latipulhayat, dan Prof. Dr. Obsatar Sinaga. Setiap calon diberi waktu 10 menit untuk menyampaikan gagasan dan program kerja di hadapan anggota MWA, sivitas akademika dan tenaga kependidikan, serta para tokoh masyarakat umum dengan moderator Prof. Dr. Erri Megantara.
Penyampai gagasan pertama dilakukan oleh Dr. Aldrin. Dalam pemaparannya, ada 3 pemikiran yang menjadi fokus gagasannya, yaitu: Unpad terdepan dalam menyiapkan generasi muda melalui penguatan hard skill dan soft skill, Unpad jadi terdepan dalam penyemaian nilai-nilai keindonesiaan dan Pancasila, serta terdepan dalam penguasaan teknologi, informasi, dan komunikasi.
Selanjutnya, Prof. Atip menyampaikan gagasannya yaitu mengembalikan kembali kebersamaan dalam tubuh Unpad sebagai representasi keberagaman Indonesia. Selain itu, Prof. Atip juga menyampaikan sejumlah rencana program dalam membangun Unpad lima tahun ke depan.
Prof. Obsatar menjadi penyampai ketiga dalam sidang pleno tersebut. Gagasan yang disampaikannya berbicara tentang upaya Unpad dalam mencapai “Smart University”. Gagasan ini diwujudkan dalam sejumlah rencana program kerja yang menyangkut seluruh aspek kelembagaan di lingkungan Unpad.*
Laporan oleh Arief Maulana



