[unpad.ac.id, 29/10/2018] Universitas Padjadjaran melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 bertema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia” di halaman Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Senin (29/10). Upacara ini diikuti oleh sivitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan Unpad.

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad menjadi pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 yang digelar di halaman Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Senin (29/10). (Foto: Tedi Yusup)*

Rektor Universitas Padjadjaran Prof Tri Hanggono Achmad yang pada kesempatan tersebut membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olah Raga RI mengatakan bahwa jika pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras, dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” ujar Rektor.

Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing. Revolusi mental yang dicanangkan Presiden dinilai relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju.

“Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti  kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat,” ucap Rektor.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Di satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

Di sisi lain, perkembangan tersebut memungkinkan munculnya informasi yang bersifat destruktif seperti hoaks, ujaran kebencian, pornografi, narkoba, pergaulan bebas, hingga radikalisme dan terorisme. Hal negatif tersebut dapat masuk dengan mudah apabila kaum muda tidak membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Tekait Pesta Demokrasi tahun 2019 mendatang, peran pemuda pun sangat diharapkan dalam menyukseskan gelaran tersebut. Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan Pemilu yang damai, kredibel, dan berkualitas.

Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Pembaca UUD 1945 Dekan Fakultas Teknik Geologi Unpad Dr. Vijaya Isnaniawardhani, pembaca naskah Sumpah Pemuda 1928 oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Dr. med. Setiawan, serta pembaca doa oleh Dekan FISIP Unpad Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am

Share this: