Meninggal Dunia, Prof. Dr. Enday Sukandar, dr., Sp.PD-KGH

[unpad.ac.id, 30/8/2019] Universitas Padjadjaran kembali berduka. Salah seorang putra terbaiknya, guru besar Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Dr. Enday Sukandar, dr., Sp.PD-KGH meninggal dunia dalam usia 80 tahun pada Kamis (29/8).

Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Universitas Padjadjaran Dr. Sigid Suseno, M.Hum., menyampaikan kata-kata pelepasan bagi almarhum Prof. Dr. Enday Sukandar, dr., Sp.PD-KGH, di Masjid Aljihad Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Jumat (30/8). (Foto: Dadan Triawan untuk Kantor Komunikasi Publik Unpad)*

Prof. Enday yang lahir di Garut, 4 Januari 1939 ini merupakan guru besar yang mendalami bidang nefrologi, khususnya bidang ginjal dan hipertensi. Sejak lulus dari program Sarjana Kedokteran Unpad pada 1965, almarhum mulai mendalami ilmu penyakit dalam. Ketertarikan ini akhirnya membawa Prof. Enday memperoleh gelar internist (spesialis penyakit dalam) pada 1972.

Selain mengabdi sebagai dosen di FK Unpad dan membuka praktik, almarhum juga banyak berkecimpung di dunia keorganisasian, salah satunya adalah Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri).

Sebelum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Bandung, almarhum mendapat penghormatan terakhir oleh sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan kerabat di Masjid Aljihad Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Jumat (30/8). Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno, M.Hum., hadir memberikan kata-kata pelepasan.*

Laporan oleh Arief Maulana

Share this: