Pusat Budidaya dan Edukasi Lebah Unpad Raih Pendanaan “Hyundai Startup Challenge”

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., meninjau peternakan lebah milik Unpad di komplek Pusat Psikologi Bandung, Jalan Ir. H. Djuanda Nomor. , Bandung, Jumat (10/1). (Foto: Arief Maulana)*

Rilis

Hyundai Start-up Challenge;
Para pengelola Bandung Bee Sanctuary (BBS) Unpad.*

[unpad.ac.id, 1/6/2020] Bandung Bee Sanctuary (BBS), sebuah pusat budidaya dan edukasi lebah berbasis teknologi yang juga merupakan salah satu program Riset Hilirisasi Produk Unggulan (RHPU) Universitas Padjadjaran, terpilih sebagai salah satu perusahaan rintisan bidang sosial yang memperoleh bimbingan akselerasi dan pendanaan melalui program Hyundai Startup Challenge.

Program Hyundai Startup Challenge bertujuan menemukan dan membina wirausahawan sosial muda dengan ide-ide inovatif dan solusi kreatif untuk masalah pendidikan, ketenagakerjaan, dan lingkungan. Program ini berlangsung sejak 29 Januari 2020, mulai dari seminar perkenalan program, coaching di bawah bimbingan The Local Enablers (komunitas wirausaha muda Unpad), pendaftaran dan proses seleksi yang ketat. Awall Mei lalu Hyundai mengumumkan 10 tim yang berhasil terpilih, di antaranya adalah BBS.

“Kami percaya program ini merupakan kesempatan emas bagi kami untuk berkembang lebih besar lagi, kami pun berharap kesempatan ini menjadi momen penting bagi BBS sebagai ekosistem binaan Unpad yang mampu memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan melalui budidaya ternak lebah madu di Indonesia,”ujar Acep Jaelani, mahasiswa Unpad yang juga bagian dari tim BBS.

BBS sendiri merupakan inovasi model bisnis yang mengolaborasikan pemberdayaan pemuda dan masyarakat lokal dalam penguatan ekonomi sosial, lingkungan, dan teknologi. BBS yang beraktivitas di kompleks Pusat Psikologi Unpad Jl. Ir H. Djuanda Bandung ini diresmikan oleh Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti, pada 10 Januari 2020 lalu.

Setelah terpilih sebagai finalis Hyundai Startup Challenge, sepuluh perusahaan ini akan menjalani program akselerasi untuk memperluas dampak positif dari usaha yang dilakukan pada Mei hingga Oktober 2020 dengan dukungan pendanaan masing-masing senilai Rp 100 juta.(eh)*

Share this: