Perawat dan Mahasiswa Keperawatan Siap Cegah Diabetes Melitus dan Komplikasinya

diabetes melitus
Suasana Webinar memperingati Hari Diabetes Nasional yang digelar atas kerja sama Departemen Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia Provinsi Jawa Barat, Minggu (25/4).*
diabetes melitus
Suasana Webinar memperingati Hari Diabetes Nasional yang digelar atas kerja sama Departemen Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia Provinsi Jawa Barat, Minggu (25/4).*

[unpad.ac.id] Departemen Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Fkep Unpad) bekerja sama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia Provinsi Jawa Barat menggelar webinar memperingati Hari Diabetes Nasional, Minggu (25/4).

Webinar bertema “The Horizon of Management and Care Among Diabetes Mellitus Patient in Covid 19 Pandemic Era” digelar dengan tujuan membangun pandangan baru yang komprehensif dalam penanganan diabetes melitus.

Dekan Fakultas Keperawatan Unpad Kusman Ibrahim, PhD mengungkapkan, webinar ini merupakan salah satu kuliah tamu bagi mahasiswa keperawatan angkatan 2019 yang sedang menjalani pembelajaran keperawatan bedah medikal.

“Webinar ini bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai penyakit diabetes mellitus yang dihubungkan dengan situasi kondisi pandemi seperti yang sedang terjadi saat ini dan tentunya berpengaruh dalam keberlangsungan penyakit diabetes melitus, baik untuk penderita maupun tenaga kesehatan khususnya keperawatan,” katanya.

Pembicara yang hadir di antaranya Hamidah, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.KMB, seorang pakar keperawatan diabetes mellitus di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Pembicara pertama ini membahas tentang tantangan dan strategi peningkatan kualitas asuhan keperawatan pada diabetes di rumah sakit pada masa pandemic covid 19.

Pembicara kedua adalah Septi Panca Sakti, Ss., B.A., MSc. (Public Health) seorang praktisi promosi kesehatan di lembaga swasta di Jerman sekaligus dosen di Universitas Fulda Jerman. Pada kesempatan tersebut, Septi membahas terkait strategi promosi kesehatan dan pengalaman praktis pencegahan penyakit tidak menular di Jerman.

Selanjutnya, Titis Kurniawan, SKep., Ners., MNS., Ph.D dari Fkep Unpad membahas terkait kajian literature dan evidence based practice keperawatan terkait deteksi komplikasi diabetes.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh Ketua Hipmebi Jabar Urip Rahayu, S.Kep., Ners.M.Kep, dan dimoderatori oleh Nursiswati, S.Kep, Ners, M.Kep. Sp.KMB. Phd (c).

Dalam laporan kegiatannya, ketua pelaksana webinar, Bambang Aditya N, S.Kep., Ners., M.Kep menyampaikan, peserta tidak hanya berasal dari mahasiswa angkatan 2019 FKep Unpad, tetapi juga terbuka untuk umum di seluruh Indonesia.

“Sehingga kegiatan tersebut dimeriahkan oleh banyak peserta dari instansi ataupun lembaga kesehatan lainnya. Tercatat ada 633 peserta dari luar Unpad yang mengikuti kegiatan webinar nasional ini. Sehingga total peserta adalah 954 orang peserta,” ujar Bambang.

Para peserta dalam webinar ini diharapkan mendapatkan wawasan baru, termasuk terkait pengelolaan Diabetes mellitus yang terbaru serta strategi meningkatkan promosi kesehatan dan peran dalam meningkatkan deteksi komplikasi diabetes melitus.

Dengan demikian, diharapkan angka penderita diabetes melitus dapat ditekan. Diaharapkan pula, tingkat kecacatan akibat diabetes melitus, seperti amputasi akibat luka diabetik dapat ditekan. Selain itu, kecacatan lain akibat penyakit ini, seperti kebutaan, gangguan seksual, gagal ginjal, penyakit jantung, dan stroke dapat diturunkan dengan peran perawat yang lebih baik. (rilis)*

Share this: